6 Rekor Liga Indonesia yang Menanti untuk Dipecahkan


  •    Kukuh Wahyudi
  •    21/05/20 - 04:00
  •    3.023

6 Rekor Liga Indonesia yang Menanti untuk Dipecahkan
Kurnia Meiga (Bola.com/Iwan Setiawan)

Sejak bergulir pada 1994/95, Liga Indonesia sudah melewati 23 musim (termasuk dua musim yang dihentikan). Dari tahun ke tahun, banyak momen yang muncul tanpa diduga-duga.

Sebagian dari itu adalah sebuah rekor yang yang menanti untuk dipecahkan. Lantas, rekor apa saja yang ada di Liga Indonesia? Berikut Bolalob sajikan:


halaman 2 dari 8

1. Cristian Gonzales Jadi Top Skor 4 Kali Berturut-turut

Cristian Gonzales saat berseragam Persik (Dok. Top Skor)


Jelang mengakhiri era Divisi Utama (kasta tertinggi) menuju Indonesia Super League (ISL), Cristian Gonzales sedang dalam grafik bagus. Ia sukses menjadi top skor di empat musim beruntun.

Semuan pencapaiannya tersebut didapatnya saat Gonzales masih berseragam Persik. Gelar top skor itu didapat Gonzales pada 2005 (25 gol), 2006 (29), 2007 (32), dan terakhir di 2008/09 (28) menjadi top skor bersama Boaz Solossa.

halaman 3 dari 8

2. Stefano Cugurra Back to Back Juara

Stefano Cugurra alias Teco. (Bali Unted)

 

Sebelumnya Liga Indonesia hanya mengenal Jacksen F. Tiago dan Rahmad Darmawan sebagai pelatih dengan pecapaian oke. Mereka sama-sama lebih dari satu meraih gelar liga.

Tapi, mulai era Liga 1 muncul Stefano Cugurra alias Teco. Jumlah gelarnya memang sama seperti Rahmad, dua gelar, tapi cara mendapatkannya berbeda.

Teco meraih dua gelar dalam dua musim berturut-turut. Di Liga 1 2018 bersama Persija dan pada 2019 bersama Bali United. Catatan itu yang sebelumnya tak pernah ada.

halaman 4 dari 8

3. 37 Gol Milik Sylvano Comvalius

Sylvano Comvalius (Bali United)

 

Liga 1 2017 menjadi momen bersejarah sepak bola Indonesia. Rekor yang telah bertahan selama 22 tahun terpecahkan di musim tersebut.

Striker Bali United kala itu, Sylvano Comvalius, tampil memukau dan mengakhiri musim dengan torehan 37 gol. Dengan angka tersebut, selain menjadi top skor, Sylvano juga memecahkan rekor yang dimiliki Peri Sandria, yaitu mencetak 34 gol dalam satu musim.

halaman 5 dari 8

4. Boaz Solossa Tiga Kali Sandingkan Juara, Top Skor, dan Pemain Terbaik Sekaligus

Boaz Solossa (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

 

Boaz Solossa menjadi pemain paling fenomenal di Liga Indonesia. Hanya dia seorang lah yang bisa menyatukan tiga gelar sekaligus dalam satu musim. 

Bahkan pencapaian mentereng itu bisa dia ulangi di dua musim berikutnya. Pada ISL 2008/09, Boaz sukses menyabet gelar top skor (bersamaan dengan Cristian Gonzales) (28 gol), Pemain Terbaik, dan menjadi juara bersama Persipura.

Momen kedua hadir di ISL 2010/11. Ia pun suskes menjadi top skor (26 gol), Pemain Terbaik, dan juara liga.

Terakhir pada 2013. Dia lagi-lagi menjadi top skor (23 gol), Pemain Terbaik, dan juara lagi. Rekor yang sangat sulit dipecahkan tentunya.

halaman 6 dari 8

5. Debut Termuda Milik Ramdani Lestaluhu

Ramdani Lestaluhu masa kini (Bolalob/Kukuh Wahyudi)

 

Pemain termuda Liga Indonesia yang menjalani debut adalah Ramdani Lestaluhu. Kesempatan itu datang bersama Persija dalam pertandingan lanjutan Divisi Utama 2007 kala usianya masih 15 tahun sembilan bulan.

Pelatih Persija, Sergi Dubrovin, mempercayakan Ramdani bermain saat bersua Pelita Jaya. Debutnya pun berbuah manis karena Macan Kemayoran menang 3-0.


Sampai saat ini belum ada pemain yang lebih muda dari Ramdani yang dipercaya berlaga di kompetisi.

halaman 7 dari 8

6. Kiper (Kurnia Meiga) Jadi Pemain Terbaik

Kurnia Meiga (@ongisnade)

 

Dari 20 gelar Pemain Terbaik yang selama ini sudah diberikan, terselip satu nama dengan posisi tak umum. Adalah Kurnia Meiga yang berposisi sebagai penjaga gawang.

Jebolan Diklat Ragunan itu terpilih sebagai Pemain Terbaik pada ISL 2009/10 di mana ia pun sukses mengantarkan Arema meraih juara. Hebatnya, saat itu usia Meiga masih 19 tahun.

halaman 8 dari 8
Terakhir diubah:  01/06/20 - 08:45






Video Trending



Berita Terkait


1596247802219

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?