Makan Konate Rindu Berlebaran di Kampung Halaman


  •    Robert
  •    25/05/20 - 15:00
  •    573

Tribunnews

Gelandang asing Persebaya Surabaya, Makan Konate harus merayakan hari raya Idul Fitri jauh di negara asalnya Mali.

Konate menetap di Surabaya karena tak bisa pulang ke Mali akibat pembatasan perjalanan ditengah pandemi virus corona.

Dirinya hanya menghabiskan banyak waktu di apartemen di Surabaya karena ada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota itu.

“Persiapan lebaran, saya tinggal di apartemen saja, telepon sama keluarga dan video call sama istri,” kata Makan Konate sebagaimana dilansir dari laman resmi Persebaya.




Konate menceritakan tradisi hari raya di Mali yang meriah adalah saat Idul Adha, sedangkan untuk Idul Fitri hanya sebagai momen kumpul bersama keluarga.

Perayaan Idul Fitri itu lebih bersifat internal, tetapi saat Idul Adha baru dilakukan bersama dengan orang lain.

“Lebaran di Mali beda dari di Indonesia karena di Mali Idul Adha itu lebih dirayakan. Kalau Idul Fitri habis dari salat, semua keluarga kumpul di rumah salaman keluarga dekat, makan-makan bersama juga,” ucapnya.

“Makan lebaran saya biasanya nasi dengan sup ayam, tetapi di sini saya tidak bisa membuatnya,” ujar Konate.

“Tradisi lebaran tidak bisa dilakukan karena wabah virus corona. Disyukuri saja dan bikin seperti yang tahun lalu saja, semoga wabah ini segera pergi,” tutur Makan Konate.

Lebaran tahun ini sangat berbeda karena adanya pandemi COVID-19, dimana Liga 1 juga harus terhenti di pekan ketiga bulan Maret lalu. halaman 2 dari 2






Video Trending



Berita Terkait


1593516602462

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?