Dulu Raih Medali Emas SEA Games, Sekarang Jual Lotre Untuk Biaya Hidup


  •    Rissalah Maulana
  •    25/05/20 - 20:13
  •    15.085

Dulu Raih Medali Emas SEA Games, Sekarang Jual Lotre Untuk Biaya Hidup
Bolalob

Pandemi Covid-19 membuat banyak atlet kesulitan memenuhi kebutuhan hidup karena bidang olahraga yang ditekuninya sekaligus penghasilan utama harus berhenti sejenak.

Pemain timnas futsal wanita Thailand, Mutita Senkram, menjadi viral di khalayak sosial media Thailand setelah kisah pilunya di masa Pandemi virus Corona ini. Untuk menyambung hidup, Senkram harus berjualan Lotre atau kupon undian berhadiah.

Puncak karir Senkram terjadi pada 2017 lalu di mana sang pemain sukses membawa Thailand meraih medali emas cabor futsal putri di SEA Games Malaysia dan Asian Indoor Games Turkmenistan.

Pada 2018, Senkram yang lulus dari perguruan tinggi pada 2018 mulai kesulitan mencari pekerjaan yang bisa mengimbangi karir futsalnya. Untungnya, kala itu liga fusal thailand masih bergulir dan bonus kemenangan dari SEA Games dan Asian Indoor cukup untuk membiayai hidupnya.

Baca Juga :
halaman 2 dari 3
Pada 2019, masalah terjadi di mana sang Ayah meninggal, sementara sang ibu telah hidup dengan suami barunya di kota lain. Akhirnya pada awal 2020, Senkram menyambung hidup dengan menerima pekerjaan sebagai penjual kupon undian lotre yang meneruskan profesi ibunya.

Dilansir RinsemTv, Setiap hari, Senkram berjalan 14 kilometer untuk menjual kupon Lotre. Sebenarnya, penghasilan dari bermain lotre cukup membiayai hidup kalau saja semua kupon terjual yang membuatnya mendapatkan 6000 baht atau 2,7 jut rupiah. Namun jika tak terjual, maka Senkram tak akan mendapatkan penghasilan sebesar itu.

Image may contain: 1 person, standing

Image may contain: 3 people, people standing

Namun pada bulan Juni mendatang, sang pemain tak bisa menjual lotre karena semua kupon yang dijual agennya dibeli pemerintah setempat. Padahal sang pemain harus bisa menghasilkan 50 ribu baht per bulan atau sekitar 23 juta rupiah untuk memenuhi kebutuhannya, salah satunya membayar kos-kosan tempatnya tinggal.

Pasca berita tersebut, beberapa pihak telah mengirimkan bantuan uang tunai kepada Senkram. Salah satu pusat perbelanjaan juga menawarinya pekerjaan.

Sebelumnya, penggawa timnas futsal lainnya yaitu Pannipa Kammolrat, harus menyambung hidup dengan menjadi kuli bangunan karena masa pandemi Covid-19 yang membuat Liga Futsal Thailand tertunda. halaman 3 dari 3


Rio Pangestu, Anchor Andalan Timnas Indonesia - Futsal Talk QnA







Video Trending



Berita Terkait


1599904802451

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?