Bintang Lapangan: Ahmad Habiebie. The Next Yos Adi Wicaksono


  •    Dwi Anggoro
  •    29/05/20 - 19:32
  •    976

Bintang Lapangan: Ahmad Habiebie. The Next Yos Adi Wicaksono
Bolalob

Bintang lapangan adalah rubrik yang membahas tentang profil pemain futsal, baik Indonesia maupun dunia yang tampil gemilang ditahun ini.

Kali ini yang akan dibahas adalah kiper muda Ahmad Habibie, mantan penggawa Timnas Futsal U20 yang kini bermain untuk IPC Pelindo II Jakarta. Kiper berbakat yang dianggap sebagai penerus Yos Adi Wicaksono di futsal Indonesia.

Habibie sendiri ternyata baru bermain futsal saat dirinya menginjak bangku SMK. "Pertama kali main futsal masuk SMK Permata Bangsa Kota Bekasi pada 2014," ungkapnya kepada Bolalob.

Baca Juga :
halaman 2 dari 6
Baca selengkapnya Selengkapnya  
"Kelas 10 masih cuma latihan di sekolah dan tim-tim rumah yang ngelatih pertama Achmad Alfyanto, baru kelas 11 diajak dia ikut klub di Bekasi, Bie The Great Junior dan Kamiada Junior. Sebelum kenal futsal suka main bola dan sempet masuk SSB juga di Bekasi," lanjutnya.

Habibie pun mengungkakan alasan kenapa dirinya memilih menajdi kiper. "Sebenernya sukanya jadi pemain cuma karena dulu almarhum Bapak mantan kiper bola di kampung, jadi suka disuruh jadi kiper aja biar kaya Bapak kalo teman-teman bilang gitu," ujarnya.

"Saya cuma turnamen amatir antar sekolah aja nggak sampai keturnamen HCNFT atau PSFC. Lebih ke turnamen diluar sekolah, seperti AAFI U16 dan FFI U20. Ikut turnamen BTG amatir dan liga U19 SFF, di Kamiada ikut AAFI u16 regional, AAFI u16 nasional, dan FFI u20," lanjutnya.

Habibie kemudian menorehkan prestasi dengan membawa Kamiada juara FFI U20 dan dirinya mengaku tidak menyangka. "Nggak nyangka karena sempet kesulitan difase grup, dan apa lagi sampai pernah kena mental pas di 8 besarnya. Pas banget di 8 besar ketemu BTS yang sebelumnya pernah kalah di 8 besar juga pas FFI U20 yang di Pasar Minggu, kena mental karena udah berfikir jelek dan buat bermain gak maksimal. Alhamdulillah juara, kuncinya yakin dan motivasi dari teman-teman tim dan pelatih," jawabnya.

Prestasi yang membuat dirinya dipanggil seleksi Timnas Futsal U20. "Alhamdulillah, rasanya nggak nyangka aja bisa seleksi U20, seneng dan bersyukur banget. Sempet kesulitan pas diseleksi karena belum ngerti maunya pelatih gimana. Apa lagi perdana saya ketemu pelatih asing. Sempet juga saya dizona merah ingin dicoret karena setiap tahap latihan performa saya malah menurun mungkin karena nggak biasa pergi jauh dan lama kaya gitu dan akhirnya banyak keluarga teman-teman rumah yang suport saya lagi bikin saya bangkit lagi, dan Alhamdulillah akhirnya bisa kepilih diskuat U20," ujarnya menceritakan bagaimana dirinya akhir terpilih masuk skuat Timnas Futsal U20.

halaman 3 dari 6
Dirinya pun sedikit ungkapkan apa motivasinya hingga akhirnya terpilih. "Motivasinya saya ga mau sia-siain peluang ini, karena udah pergi jauh dan lama, ditambah almarhum Bapak juga mantan kiper, jadi saya pengen anaknya juga bisa lebih dari dia yang mungkin bisa buat dia bangga walaupun udah nggak ada," jawabnya.

"Merasa bersyukur banget bisa bela Timnas diusia yang mungkin belum 20 tahun, ngerasa jadi orang yang paling beruntung didunia futsal bisa seperti ini. Di Thailand, kualifikasi alhamdulillah lolos. Di Chinese Taipei, runner up, di Iran, AFC U20 masuk 4 besar. Ngga nyangka banget, mungkin ini salah satu hasil dari perjuangan karena udah capek dilatihan setiap hari ditambah diliga profesional yang perdana degradasi," ungkap Habibie tentang prestasi yang telah ia raih bersama Timnas Futsal U20.

"Dari situ banyak pelajaran yang saya dapet, dari mental, dan permainan karena ada yang sama, ada juga yang berbeda. Dari tendangan banyak yang berbeda kenceng-kenceng banget, dari postur badan juga ada yang berbeda lebih berisi dan berotot. Lebih ngga nyangka bisa juga ngalahin Iran walaupun di event ngga resmi. Dan disitu saya dipercaya main sampai full," lanjutnya.

Meski meraih prestasi bersama Timnas, tapi dirinya dan rekan-rekannya sempat mengalami keterpurukan saat debut pertama diliga harus terdegradasi. "Rasanya sedih banget karena baru perdana diliga udah degradasi, mungkin karena 1 tim isinya pemain muda semua yang blum cukup pengalaman, jadi banyak yang kena mental diliga waktu itu, terutama saya sebagai kiper. Jadi, pengalaman berharga buat di timnas kalo gagal itu ngga enak banget, dan Alhamdulillah di timnas bisa ngasih cukup terbaik," tambahnya.

Dimusim keduanya diliga pro, dirinya membela IPC Pelindo II jakarta dan dilatih langsung oleh idolanya, Yos Adi Wicaksono. "Banyak juga yang saya dapet dimusim kedua. Salah satunya bisa main di klub yang terkenal, ini bisa main bareng sama senior-senior atau bisa disebut juga legendnya futsal Indonesia. Dan bisa dilatih juga sama Bang Yaw yang salah satu kiper nomer satu di Indonesia juga," ungkapnya.



halaman 4 dari 6
Ia pun sediki menceritakan bagaimana dirinya bisa memperkuat IPC. "Sebelum dikontrak di Bara Kaltim udah sempet juga ngobrol di IPC, tapi karena Bara Kaltim program timnas, jadi akhirnya pilih Bara Kaltim. Pas selesai Bara Kaltim dan timnas baru ikut trail di IPC. Ikut juga turnamen Rafhely Cup di Padang dan juara. Alhamdulillah, akhirnya dikontrak IPC dan bawa anak-anak u20 yang mau ke IPC," jawabnya.

Meski baru dua musim di kancah profesional, Habibie sudah punya harapan terkait masa depannya di liga maupun Timnas Futsal. "Harapanya semoga pandemi virus covid 19 ini cepet menghilang biar program-program futsal bisa berjalan lagi, dan semoga futsal Indonesia makin maju dan berprestasi, terutama buat saya semoga terus bisa berkontribusi di futsal dan bisa ngasih yang terbaik buat futsal Indonesia," ujarnya.


"Harapannya semoga bisa bela timnas lagi walaupun bukan di U20, tapi di Timnas Senior, dan bisa ngasih prestasi buat Indonesia," pungkasnya menutup pembicaraan. halaman 5 dari 6
Biodata singkat
Nama lengkap: Ahmad habiebie
Tempat dan tanggal lahir: Bekasi, 21 juni 2000
Tinggi dan berat badan: 180 cm/78 kg

Karir klub:

2015 BTG
2016-2018 Kamiada
2019 Bara Kaltim
2020 IPC Pelindo II Jakarta

Karir timnas:
2018-2019 Timnas U20

Prestasi klub:
Juara liga U19 SFF - BGT
Juara Aafi U16 regional dan nasional - Kamiada
Juara FFI U20 2018 - Kamiada

Prestasi timnas:
Lolos kualifikasi AFC U20 Futsal Championship 2019
Runner up CTFA U20 Chinese Taipei 2019
Peringkat 4 AFC U20 Futsal Championship 2019

Berikut beberapa aksi penyelamatan Ahmad Habibie saat membela Timnas Futsal U20 dan di liga pro. halaman 6 dari 6


Kalahkan Malaysia!! Indonesia (5) - (4) Malaysia - Throwback Sea Games 2013







Video Trending



Berita Terkait


1599463534454

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?