Sejarah Nomor 20 yang Awalnya Bukan Pilihan Bambang Pamungkas


  •    Adil Pradipta
  •    28/05/20 - 16:30
  •    2.567

Sejarah Nomor 20 yang Awalnya Bukan Pilihan Bambang Pamungkas
Instagram.com/bepe20

Bambang Pamungkas dan nomor 20 sudah begitu lekat sehingga sulit dipisahkan. Nomor punggung itu melegenda di Persija begitu pun pada timnas Indonesia. Padahal angka itu bukan favorit Bepe.

Biasanya nomor istimewa di sepak bola adalah nomor 10. Nomor fantasista, yang sering dipakai pemain andalan sebuah tim. Nomor punggung lainnya yang juga populer untuk penyerang adalah nomor 9. Akan tetapi semasa bermain, Bepe, yang kini menjabat manajer Persija, lebih memilih nomor 20.

Nomor punggung yang kini dipensiunkan oleh Persija ternyata bukan angka favorit Bepe. "Nomor favorit saya sebenarnya nomor 10," ujarnya dalam interview bersama Hanif Sjahbandi dan Rendy Juliansyah di channel Youtube mereka.




Angka tersebut bertepatan dengan tanggal kelahiran pria berusia 39 tahun itu. Nomor punggung tersebut juga digunakannya sejak masa-masa awal bermain bola.

"Ketika saya bermain di timnas Pra-Olimpiade saya nomor 10 karena saya striker utama, itu nomor favorit saya. Ketika saya di Diklat Jawa Tengah juga nomor 10 tetapi ketika masuk timnas senior ada hierarki di sana," jelas Bepe.

Hierarki yang dimaksud adalah Bepe tidak mungkin merebut nomor 10 dari Kurniawan Dwi Yulianto. Si Kurus, sapaan Kurniawan, merupakan idola, sekaligus senior di timnas serta sesama jebolan Diklat Salatiga. Sebagai anak baru maka Bepe harus membuktikan diri.




Niat Bepe untuk memilih nomor 20 pun tidak langsung tercapai. Nomor punggung itu sudah digunakan kiper Hendro Kartiko. Meski pada akhirnya pria kelahiran Semarang itu mendapatkan jalan mengenakan nomor yang identik dengan dirinya sampai saat ini.

"Saya memilih nomor 18 awalnya setelah nomor 20 dipakai Hendro Kartiko. Kiper Kurnia Sandi nomor 1 kemudian Hendro Kartiko nomor 20 tetapi di pertengahan Pelatnas, Kurnia Sandi patah kaki kemudian harus diganti sehingga Hendro Kartiko pakai nomor 1," ujar Bepe.

"Kiper pengganti Komang Putra memilih nomor 12, jadi nomor 20 kosong. Kemudian saya memilih nomor 20. Awalnya itu," lanjut Bambang Pamungkas. halaman 2 dari 3
Di Real Madrid, nomor 20 pernah dipakai Gonzalo Higuain dan kini Marco Asensio. Ini juga nomor milik Dele Alli bersama Tottenham Hotspur. Salah satu mantan pemain yang paling populer dengan nomor ini sebutlah Ole Gunnar Solskjaer bersama Man United. Atau raja sundulan dari Jerman, Oliver Bierhoff, juga memilih nomor 20.

Di Indonesia, kita punya Bambang Pamungkas.




Tentang arti istimewa nomor 20 itu Bepe mengakui dia tidak terinspirasi oleh pemain-pemain kelas dunia yang bermain di era sebelum dia mulai bermain bola. Justru makna penting nomor itu dia ciptakan sendiri.

"Ketika nomor 10 itu istimewa maka nomor 20 itu mesti lebih istimewa," kata Bambang Pamungkas.

Peraih treble bersama Selangor FA ini terus mencari cara memberikan tantangan kepada dirinya agar memberikan yang terbaik di lapangan. Melihat catatan gol Bepe, pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah untuk timnas Indonsia ini tidak memungkiri ucapannya.

"Maka saya bilang tadi saya orang yang selalu challenge diri saya sendiri dengan memprovokasi diri saya. Kalau pakai nomor 20, maka lo mesti bisa lebih baik dari nomor 10, 10 itu siapa? Kurniawan. Maka patokan gue Kurniawan."






Video Trending



Berita Terkait


1597204801863

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?