5 Rekrutan Gagal di Era Liga 1


  •    Kukuh Wahyudi
  •    29/05/20 - 15:30
  •    1081

Carlton Cole gagal bersinar di Persib. (Persib.co.id)

Skema marquee player pernah digunakan oleh Liga 1 untuk mendongkrak kualitas dan bisnis kompetisi. Tapi sayangnya, tak semua marquee player tampil sesuai ekspektasi.

Ada beberapa nama yang performanya jauh dari kata harapan. Ada yang langsung dicoret di pertengahan musim hingga hanya jadi penghangat bangku cadangan.

Bolalob pun memasukkan mereka ke dalam daftar 5 rekrutan gagal di era Liga 1. Penasaran siapa saja mereka dan nama-nama lain yang masuk daftar tersebut, berikut ulasannya:


halaman 2 dari 7

1. Didier Zokora

Didier Zokora (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

 

Berlabel marquee player di Semen Padang pada Liga 1 2017, semua kalangan berekspektasi tinggi terhadapnya. Pengalamanya di Piala Dunia 2010 dan 2014 serta di sejumlah klub Eropa, Tottenham Hotspur dan Sevila diharapkan dapat mendongkrak performa tim.

Tapi, performanya di Liga 1 jauh dari kata memuaskan. Kemampuannya saat itu tak lebih baik dari pemain lokal.

Alhasi, ia lebih banyak dicadangkan hingga akhirnya Semen Padang memecatnya di pertengahan musim. Ia hanya 11 kali tampil dan mengoleksi tiga kartu kuning.

halaman 3 dari 7

2. Juan Pablo Pino

Juan Pablo Pino (Bola.com/Iwan Setiawan)

 

Sama seperti Zokora, Juan Pablo Pino merapat ke Arema FC dengan status marquee player pada Liga 1 2017. Namun, jasanya kurang terpakai oleh tim berjulukan Singo Edan itu.

Pemain yang pernah berseragam AS Monaco dan Galatasaray itu hanya tampil 19 kali dan koleksi tiga gol. Alhasil, ia dilepas di musim berikutnya.

Pertualangan Pino kemudian berlanjut di putaran kedua Liga 1 2018. Barito Putera merekrutnya untuk menambah kekuatan tim.

Tapi sayangnya, lagi-lagi ia tampil buruk. Barito hanya mempercayakan ia bermain sembilan kali, enam di antaranya sebagai cadangan. 

halaman 4 dari 7

3. Julien Faubert

Julien Faubert (instagram/@borneofc)

 

Pergerakan Borneo FC menjelang Liga 1 2018 sangat baik. Ia sukses mendaratkan alumni West Ham United, Real Madrid, dan Bordeaux. 

Tapi sayangnya, ia dilepas menjelang putaran kedua. Di Samarinda Faubert hanya tampil 15 kali dengan koleksi tiga gol.

halaman 5 dari 7

4. Carlton Cole

Carlton Cole (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)


Jebolan Chelsea, Ason Villa, dan West Ham United direkrut Persib untuk Liga 1 2017. Ia digadang-gadang dapat menjadi mesin gol Persib.

Tapi sayangnya ekspetasi itu tak terealisasi. Sepanjang putaran pertama Cole hanya dipercaya tampil lima kali. Tiga di antaranya pun hanya sebagai pemain pengganti. Soal berapa torehan golnya, jangan ditanya.

halaman 6 dari 7

5. Eero Markkanen

Eero Markkanen (Detikcom/Rifkianto Nugroho)


PSM sukses mendatangkan pemain dengan rekam jejak mentereng di awal Liga 1 2019. Adalah Eero Markkanen, jebolan Real Madrid Castilla dan penggawa timnas Finlandia, sosok yang dimaksud.

Sayangnya, striker dengan tinggi 197 cm itu tampil tak sesuai harapan. Ia akhirnya dipecat PSM di pertengahan musim. Ia hanya mampu mengoleksi satu gol dari tujuh pertandingan yang ia lakoni.

halaman 7 dari 7






Video Trending



Berita Terkait


1593849602019

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?