Pelatih Atalanta Ungkap Sudah Positif Virus Corona, Sebelum Laga Melawan Valencia di Liga Champions


  •    Robert
  •    01/06/20 - 11:05
  •    423

AFP

Pernyataan mengejutkan diungkapkan oleh pelatih Atalanta, Gianpiero Gasperini yang menuebut dirinya sudah terkena virus corona sebelum laga Liga Champions melawan Valencia.

Gasperini, 62 tahun, merasa tidak enak badan sehari sebelum Atalanta bermain di Valencia dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions dan ia mengatakan gejala yang ia rasakan sangat buruk saat pertandingan.




Gasperini ingat dia merasa demam setelah kemenangan 4-3 Atalanta dan menyadari seleranya hilang ketika dia berpikir sampanye perayaan itu adalah air.

"Saya merasa sakit sehari sebelum pertandingan Valencia, lalu pada sore hari pertandingan saya merasa lebih buruk," kata Gasperini kepada La Gazzetta Dello Sport.

"Jika Anda melihat gambar-gambar di pertandingan itu, saya tidak terlihat enak badan di bangku cadangan. Itu 10 Maret. Dua malam sesudahnya, saya tidak bisa tidur nyenyak. Saya tidak demam, tetapi saya merasa seperti itu." halaman 2 dari 3
Bergamo adalah salah satu episenter pandemi di Italia, dan banyak ahli mengatakan bahwa pertandingan leg pertama antara Atalanta dan Valencia di San Siro pada 19 Februari sebagai salah satu penyebab utama penyebaran, dimana terdapat 40.000 orang melakukan perjalanan ke Milan dan kembali .

Leg kedua di Valencia dimainkan tanpa penggemar, tetapi lebih dari 35 persen tim Valencia kedapatan terinfeksi COVID-19.

Gasperini tak memiliki nafsu makan dan memilih untuk menetap di pusat latihan Atalanta ketimbang kembali ke rumahnya di Turin.

“Saya tinggal di tempat latihan Zingonia selama tiga minggu. Ketika saya kembali ke rumah saya di Turin, saya selalu menghormati jarak sosial dengan istri dan anak-anak saya. Karena saya tidak pernah mengalami demam, saya tidak melakukan tes swab, tetapi 10 hari yang lalu tes darah mengkonfirmasi bahwa saya menderita COVID-19."

“Setiap dua menit, ambulan lewat, karena ada rumah sakit di dekat tempat pelatihan. Itu terdengar seperti zona perang. Pada malam hari saya akan berpikir, apa yang akan terjadi pada saya jika saya pergi ke rumah sakit itu? Saya tidak bisa pergi sekarang, masih banyak yang harus saya lakukan."

“Itu dengan cara bercanda dengan diriku sendiri untuk meringankan suasana, tetapi di sisi lain, aku benar-benar memikirkan hal itu. Kemudian, pada hari Sabtu 14 Maret, saya menjalani sesi latihan terberat selama bertahun-tahun, satu jam di atas mesin yang sedang berjalan, ditambah lari sejauh 10 km. Saya merasa kuat, luar biasa." halaman 3 dari 3






Video Trending



Berita Terkait


1593664201618

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?