Jika Pro Futsal League 2020 Berlanjut, Keselamatan Pemain Harus Diutamakan


  •    Rissalah Maulana
  •    02/06/20 - 22:20
  •    561

Bolalob

Hingga awal Juni ini, Pro Futsal League 2020 yang menyisakan pekan ketujuh grup B dan final four belum bisa dipastikan akibat pandemi Covid-19 dan pembatasan dari pemerintah.

Salah satu tim yang masih mempunyai dua laga sisa yang tertunda akibat virus Corona adalah Mutiara FC Surabaya. Dua laga sisa ini penting buat Mutiara sebagai penentuan nasib mereka di PFL. Saat ini Mutiara berada di posisi juru kunci grup B.

Mutiara juga mengalami musibah di mana salah satu pemainnya yaitu Alvidion Santana positif virus Corona dan harus menjalani masa karantina. Hal ini membuat manajemen Mutiara enggan mendesak Federasi Futsal untuk kepastian kelanjutan liga.

"Kami sedang konsentrasi pemulihan pemain dan juga saat ini Surabaya dan Jawa Timur masih belum aman dari Virus Corona," kata Adhi Yoedana Kusuma, pemilik Mutiara FC Surabaya.


halaman 2 dari 3
"Kalau saya secara obejktif kalau pandemi seperti ini saya tidak mau ada atlet yang jadi korban seperti Alvidion yang juga adik saya. Mereka belum merasakan bagaimana kondisinya dikarantina, susah, jenuh tidak bisa kemana-mana dan dijauhkan dari orang sekitar," kata Adhi.

Untuk itu, meski menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Federasi Futsal Indonesia, Mutiara ingin agar keselamatan pemain diutamakan agar nantinya tak ada lagi pemain yang tertular virus Corona.

"Kalau liga diteruskan, keamanan yang didapat atlet itu apa saja. Itu yang harus kita perhatikan. Soalnya kita tidak tahu bagaimana nantinya. Saya sebenarnya tak menolak, tapi alangkah baiknya jika liga diberhentikan," ungkap Adhi.

"Bukan karena kita sedang di zona degradasi. Tetapi takutnya Atlet ini tertular tanpa gejala seperti adik saya. Kasihan kalau nanti mereka punya anak istri tertular, tidak bisa kerja dan lain-lain." pungkasnya. halaman 3 dari 3


Ganteng-Ganteng Pemain Futsal, Rizki Xavier - Futsal Talk







Video Trending



Berita Terkait


1593086908586

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?