On This Day: 3 Juni 2001, Fernando Torres Cetak Gol Senior di Usia 17 Tahun


  •    Adil Pradipta
  •    04/06/20 - 09:00
  •    275

On This Day: 3 Juni 2001, Fernando Torres Cetak Gol Senior di Usia 17 Tahun
LaLiga

Fernando Torres tidak butuh waktu lama untuk memperkenalkan diri sebagai striker papan atas. Di usia 17 tahun, El Nino mencatatkan nama dalam daftar pencetak gol Atletico Madrid ke gawang Albacete.

Hanya satu pekan setelah pertandingan debut, bocah lokal Madrid dengan postur badan kurusnya itu membuktikan bakat sebagai pencetak gol jempolan. Torres pertama kalinya menyarangkan bola di level pertandingan senior untuk Atletico pada 3 Juni 2001. Tujuh menit setelah datang dari bangku cadangan.




Lahir di kota kecil Fuenlabrada, wilayah otonomi Madrid, Torres mulai bermain bola sejak usia lima tahun. Awalnya pria kelahiran 20 Maret 1984 ini bermain sebagai kiper mengikuti kakaknya tetapi Torres kecil yang terinspirasi Captain Tsubasa akhirnya mencoba posisi penyerang.

Bakat mencetak gol Torres sudah tampak sejak usia dini. Di usia 10 tahun, dia pernah mencetak 55 gol dalam semusim untuk klub lokal. Torres yang terpengaruh sang kakek untuk mendukung Atletico Madrid pun menjalani uji coba bersama Los Colchoneros. Tentu kita tahu Torres berhasil membuat para pemandu bakat itu mengakui kemampuannya.


halaman 2 dari 3
Torres menuai sukses bersama akademi Atletico Madrid sejak di tim U-15 ketika menjuarai Nike Cup. Turnamen ini mempertemukan tim akademi top Eropa lainnya. Tebak siapa yang dinobatkan sebagai pemain terbaik U-15 saat itu? Tentunya Torres.

Atletico sangat yakin dengan bakat Torres bahkan menyodorkan kontrak resmi kepadanya di usia 15 tahun. Perlahan tapi pasti kesempatan debut bersama skuad senior akhirnya tiba.

27 Mei 2001 menjadi tanggal penting ketika Luis Aragones memberikan Torres debut menghadapi Leganes. Saat ini Atletico berada di divisi kedua.




Sepekan kemudian, Torres membobol gawang Albacete untuk menorehkan gol perdananya pada pertandingan kedua besama tim senior Atletico. Sayangnya di akhir musim 2000/01 mereka kalah agresivitas gol sehingga gagal promosi. Baru kemudian di musim berikutnya Atletico naik ke LaLiga berstatus juara Segunda Division.

Torres melanjutkan kiprah bersama Los Colchoneros bahkan dipercaya sebagai kapten termuda klub di usia 19 tahun. Dia pernah membela Liverpool, Chelsea, AC Milan sebelum akhirnya kembali ke Madrid dan mencoba peruntungan bersama Sagan Tosu di akhir kariernya.

Torres menutup buku bersama Atletico Madrid dengan 129 gol dari 404 pertandingan. Selain gelar juara divisi kedua, satu-satunya trofi yang diraih Torres bersama klub kebangaannya itu adalah juara Liga Europa musim 2017/18. halaman 3 dari 3






Video Trending



Berita Terkait


1594473079270

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?