Diramaikan Tim Negara ASEAN, Turnamen Usia Dini IFC 2020 Ditunda Akibat COVID-19


  •    Adil Pradipta
  •    13/06/20 - 11:33
  •    333

Diramaikan Tim Negara ASEAN, Turnamen Usia Dini IFC 2020 Ditunda Akibat COVID-19
International Farmel Cup diikuti peserta dari negara ASEAN (Panitia IFC)

Turnamen grassroots sepak bola usia dini yang direncanakan digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Indonesia Farmel Cup (IFC) 2020 dipastikan ditunda akibat pandemi virus Covid-19.

Rencana awal turnamen IFC 2020 berlangsung pada 26-28 Juni 2020. Pemain terbaik dari turnamen yang turut mengundang tim dari luar Indonesia ini sedianya akan dikirim ke Eropa.

Baca Juga :


CEO FIFA Inticipta Farmel, Eko Setyawan mengaku sudah melakukan komunikasi dengan para peserta atas ditundanya IFC 2020. Alasannya, karena situasi COVID-19 sehingga tidak mungkin turnamen bretaraf internasional tersebut dilaksanakan bulan Juni 2020.

“Indonesia Farmel Cup 2020 sudah pasti mundur dengan situasi COVID seperti ini, tidak mungkin dilaksanakan karena memang situasi dan kondisi saat ini,” ujar Eko.

Meski demikian, Eko memastikan turnamen ini tidak dibatalkan. Panitia tetap optimisis IFC 2020 dapat dilaksanakan kembali bulan Oktober atau paling lambat November 2020.

“Nah rencana bulan Oktober 2020, kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti pengelola GBK sebagai penyedia lapangan, dan PSSI selaku kiblat sepakbola Indonesia serta kepolisian,” ujarnya. halaman 2 dari 2
Eko tetap berupaya menggelar turnamen ini bulan Oktober 2020 meskipun pemerintah belum memutuskan kapan sekolah akan buka. Menurut dia, olahraga di luar ruangan sudah dibolehkan sesuai Instruksi Gubernur DKI tanggal 5 Juni. Didukung dengan protap seperti tes suhu dan cuci tangan.

“Kami tetap mengikuti aturan berdasarkan aturan Pemerintah Provinsi DKI, yang sudah mengizinkan olahraga outdoor sudah dapat dilakukan tanggal 5 Juni, tentunya dengan protap-protap yang harus diterapkan,” jelas Eko.

Baca Juga :

Antusiasme yang muncul pada IFC 2020 patut diapresiasi. Sebanyak 120 tim sudah mendaftar sebagai peserta dalam lima kelompok umur. Baik dari penjuru Indonesia bahkan negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Di samping itu, Eko tetap memberikan penghargaan untuk mereka yang sudah berlatih keras sehingga bisa menjadi pemain terbaik di IFC 2020. Sementara pemain terbaik IFC 2019, terpilih anak dari Palu, seharusnya berangkat ke Juventus, Italia selama 2 minggu bulan Juni ini.

“Tapi dengan kondisi COVID-19 seperti ini, akhirnya ditunda tahun depan. Mungkin bisa juga kita barengkan dengan pemain terbaik IFC 2020,” tandas CEO FIFA Inticipta Farmel.






Video Trending



Berita Terkait


1599026030090

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?