Punya Penawar Baru, Pangeran Arab Bisa Gagal Miliki Newcastle United


  •    Robert
  •    18/06/20 - 08:30
  •    493

Punya Penawar Baru, Pangeran Arab Bisa Gagal Miliki Newcastle United
Newcastle United/St James Park

Newcastle United telah menerima tawaran baru senilai 350 juta pound dari CEO perusahaan asal Amerika Serikat, Clear TV, Henry Mauriss.

Pada bulan April, PCP Capital Partners, konsorsium yang dipimpin oleh Amanda Staveley yang didukung Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, menyetujui kesepakatan 300 juta pound untuk membeli Newcastle United dan mengakhiri masa 13 tahun Mike Ashley sebagai pemilik klub.




Pengambilalihan yang diusulkan oleh Saudi saat ini sedang menunggu hasil dari tes pemilik dan direktur Liga Premier.

Tawaran itu telah mendapat kecaman keras dari Amnesty International atas situasi hak asasi manusia di Arab Saudi, serta oposisi dari penyiar beIN Sport, yang mengklaim Arab Saudi terlibat dalam streaming ilegal pertandingan Liga Premier. halaman 2 dari 3
Pada hari Selasa, Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) mengeluarkan dakwaan kepada Arab Saudi dalam memfasilitasi transmisi pembajakan siaran televisi.

Laporan WTO menemukan bahwa "warga negara Saudi terkemuka" mempromosikan siaran ilegal oleh jaringan perompak beoutQ, bertentangan dengan klaim Saudi sebelumnya bahwa jaringan tersebut, yang menggunakan cuplikan dari stasiun penyiaran Qatar, bertindak independen dari pengaruhnya.




Temuan itu, yang langsung disambut oleh UEFA, menimbulkan kekhawatiran serius tentang pengesahan anggota dana investasi publik Arab Saudi (PIF) untuk lulus dari uji coba pemilik dan direksi Liga Premier untuk menyelesaikan investasi 80 persen mereka di Magpies.

Sekretaris budaya Inggris, Oliver Dowden sebelumnya mengindikasikan bahwa pada akhirnya tergantung pada keputusan Liga Premier untuk menentukan pemilik baru Newcastle, setidaknya dua anggota parlemen Konservatif telah meminta pemerintah untuk menyelidiki kesepakatan dan mempertimbangkan sanksi. halaman 3 dari 3






Video Trending



Berita Terkait


1595819402168

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?