Mengenang Kebersamaan Singkat Vic Hermans Bersama Timnas Futsal Indonesia


  •    Dwi Anggoro
  •    18/06/20 - 07:50
  •    442

Mengenang Kebersamaan Singkat Vic Hermans Bersama Timnas Futsal Indonesia
Bolalob

Victor Hermans menjadi pelatih asing kedua yang menangani Timnas Futsal Indonesia setelah Nasser Saleh asal Iran. Sayangnya, perjalanan Vic bersama Timnas Futsal berlangsung singkat hanya berlangsung 10 bulan saja.

Vic Hermans yang resmi menandatangani kontrak pada 2 Februari 2017. Pada saat penandatanganan kontrak, Vic menilai futsal Indonesia sangat berpotensial.

"Indonesia sangat potensial dan saya suka membina dan mengembangkan pemain. Di negara sebelumnya yang saya latih seperti Hongkong dan Iran, saya juga melakukannya," ujar Vic Hermans kepada Bolalob.


halaman 2 dari 6
Baca selengkapnya Selengkapnya  
Tugas pertama Vic menangani Timnas Futsal U20. Ia pun langsung memantau langsung pemain di Pro Futsal League (PFL) 2017. Setiap seri ia datangi untuk mencari pemain U20 dan juga senior.

"Saya fokus mencari pemain U-20 meski ada juga pemain senior. Saya mencari pemain yang memiliki skill dan disiplin. Saya suka pemain yang disiplin. Saya juga melihat bagaimana saat mereka bereaksi mencari posisi dan saat transisi," ungkap Coach Vic.

Vic pun memimpin langsung seleksi dan juga latihan Timnas Futsal. Ia juga mengangkat mantan anak asuhnya, Yori van der Torren yang sedang melatih klub Indonesia untuk menjadi asistennya.

Pilihan yang sempat menjadi polemik pelatih futsal di Indonesia termasuk Federasi Futsal Indonesia (FFI). FFI berharap ada pelatih lokal yang menjadi asistennya dan terpilihlah Dedy Ahadiat Putra mendampingi Yori.

Sayangnya, meski TC berjalan lancar. Vic membuat kehebohan dengan tidak ikut mendampingi Timnas Futsal U20 di AFC U-20 Futsal Championship 2017 yang berlangsung di Bangkok, Thailand pada 16-26 Mei.

"Saya ada masalah karena di Thailand mereka tak membayar gaji saya satu tahun. Pengacara saya yang berasal dari FIFA mencoba mengatur segalanya sebelum turnamen ini agar saya bisa berangkat ke ajang ini. Tapi belum selesai dan saya tidak diizinkan pergi ke thailand," kata Vic.

halaman 3 dari 6
"Saya tidak tahu apakah berisiko jika pergi ke sana. Tapi, saya tidak mau anak-anak terpengaruh perihal masalah ini," ungkapnya.

Vic pun memantau dari Indonesia perkembangan Timnas Futsal U20. Kiprah Timnas Futsal U20 sendiri cukup apik mampu menembus 8 besar dengan menyingkirkan Vietnam dan berhasil menahan imbang Jepang. Sayangnya, Thailand kembali menjadi momok Timnas Futsal dibabak perempatfinal.

Selepas Timnas Futsal U20, tugas Vic selanjutnya adalah menyiapkan Timnas Futsal untuk berlaga di SEA Games 2017. Sayangnya, persiapan tidak berjalan mulus karena pemusatan latihan (TC) yang tidak jalan-jalan hingga Vic mengancam jika tidak ada persiapan khusus sebaiknya Timnas Futsal tidak jalan ke SEA Games.

"Saya tidak bisa berangkat ke SEA Games tanpa persiapan. Saya kira batas persiapan adalah empat minggu. Selepas itu, kita tidak ada peluang raih medali," ungkapnya kepada Bolalob.

TC sendiri akhirnya berjalan, tapi waktunya sangat mepet seminggu jelang bergulirnya SEA Games 2017 pada
18-27 Agustus. Vic pun kembali memilih tidak mendampingi Timnas di SEA Games dan fokus berlatih bersama pemain seleksi lainnya yang tak terpilih masuk skuat SEA Games 2017.

"Melihat waktu persiapan ke SEA Games yang dimulai 16 Agustus tentunya sangatlah mepet. Tapi, persiapan ke AIMAG (Asian Indoor dan Martial Arts Games) dibulan September masih memungkinkan," tulisnya disitus resminya.

halaman 4 dari 6
"Bahwa kita tetap berangkat ke SEA Games dibawah banyak tekanan berbagai wewenang. Saya akan tinggal bersama 17 pemain di Lombok dan memberikan perhatian penuh kepada mereka," tambahnya.

Absennya Vic mendampingi Timnas Futsal kembali menjadi pergunjingan pelatih futsal Indonesia. Vic sendiri tetep bersikukuh. Hasilnya, untuk pertama kalinya Timnas Futsal tidak mendapat medali di SEA Games.

Vic kembali menerima kabar jika Timnas Futsal tidak berlaga di Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) 2017 yang diadakan di Turkmenistan. Vic pun langsung dihadapkan ke ajang AFC Futsal Championship 2017.

"Setelah kembali ke Lombok dari SEA Games, saya langsung membentuk tim untuk Asian Indoor Games. Para pemain dan staf kemudian kecewa setelah mengetahui jika mereka tidak berangkat ke AIMAG," tulis Vic disitusnya.

"Kami kini harus bekerja keras untuk pemilihan pemain di Oktober nanti. Setidaknya kami memiliki waktu latihan lebih lama dibanding saat SEA Games," pungkasnya.

Vic pun akhirnya melakukan debut menangani Timnas Futsal secara langsung diajang resmi di AFF Futsal Championship 2017. Sayangnya, hasilnya sangat buruk Timnas FUtsal gagal lolos ke semifinal sekaligus menutup peluang Timnas Futsal tampil di AFC Futsal Championship 2018. Nasib Vic bersama Timnas Futsal pun di ujung tanduk.

halaman 5 dari 6
"Bagaimana ini ke depannya kita akan lihat. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di Indonesia di masa depan," kata Vic Hermans di situs resminya.

Kebersamaan Vic bersama Timnas Futsal akhrinya resmi selesai di bulan November. FFI resmi tidak memperpanjang kontrak Vic menangani Timnas Futsal.

"Vic Hermans kontrak selesai pada Desember, namun mulai tanggal 30 November ini berhenti. Ketua umum sudah memutuskan," kata Sekjen FFI, Edhi Prasetyo, saat membacakan program timnas futsal di 2018.

Vic pun buka suara tentang tidak diperpanjang kontraknya. "Setelah satu tahun penuh kejutan, saya meninggalkan Indonesia. Memulai dengan semangat yang baik, tetapi menurun sepanjang tahun," tulis Vic Hermans dalam blog pribadinya.

"Bagaimana mungkin Federasi punya jalannya sendiri menangani futsal dan memperlakukannya seperti itu," pungkasnya.

halaman 6 dari 6


Pertandingan Sengit, Indonesia Raih Perunggu! - Throwback SEA Games 2013







Video Trending



Berita Terkait


1595908202290

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?