Diserang Sana-sini, Shin Tae-yong Tegaskan Komitmenya untuk Timnas Indonesia


  •    Rizqi Ariandi
  •    26/06/20 - 06:30
  •    11.230

Diserang Sana-sini, Shin Tae-yong Tegaskan Komitmenya untuk Timnas Indonesia
Bolalob

Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong enggan mengomentari polemik yang tengah terjadi antara dirinya dan PSSI. Shin memilih fokus menjalankan tugasnya.

Akhir-akhir ini, sepak bola Indonesia dikejutkan oleh kabar memburuknya hubungan Shin dengan PSSI dan asistennya di Timnas Indonesia, Indra Sjafri, yang kemudian diangkat sebagai Direktur Teknik PSSI. Polemik ini berawal dari pernyataan Shin di beberapa media Korea Selatan tentang programnya yang tidak didukung oleh PSSI.




Salah satu keinginan Shin yang tidak didukung federasi adalah memboyong skuat Timnas U-19 untuk TC di Korea Selatan sebagai persiapan jelang berlaga di Piala Asia U-19 yang dihelat di Uzbekistan pada 14-31 Oktober mendatang. Shin yang saat ini sedang berada di negaranya menganggap fasilitas latihan di Korea Selatan lebih lengkap, dan lebih aman dari potensi penyebaran virus corona (Covid-19).

Sementara itu, PSSI bersikukuh agar TC dilakukan di Jakarta. Bahkan, PSSI meminta Shin segera kembali ke Tanah Air paling lambat pada 29 Juni.

Shin juga sempat mengkritik salah satu asistennya di tim nasional karena meninggalkan pemusatan latihan Timnas U-19 lebih awal. Belakangan diketahui kalau asisten pelatih yang dimaksud adalah Indra Sjafri. halaman 2 dari 5
Pada 20-31 Januari silam, Timnas U-19 menggelar TC di Thailand, sementara Indra Sjafri kembali ke Indonesia karena harus menghadiri pernikahan putri Rahmad Darmawan pada 2 Februari. Klaim Indra, dirinya sudah meminta izin yang disampaikan pada dua asisten pelatih lainnya.

Namun, saat memimpin rapat evaluasi TC Timnas U-19 di Kantor PSSI pada 3 Februari lalu, Shin tidak mengizinkan Indra bergabung. Mantan pelatih Bali United itu bahkan dicoret dari susunan tim pelatih untuk TC timnas senior di Jakarta.




Karena namanya ikut terseret, Indra Sjafri kemudian bereaksi. Pelatih asal Padang, Sumatera Barat tersebut tidak terima dengan pernyataan Shin di media Korea Selatan.

Bahkan, Indra menyebut Shin terlalu banyak bicara. Hal itu, menurut Indra, menunjukkan kalau Shin sudah tidak percaya diri dengan target yang dibebankan PSSI terhadapnya. halaman 3 dari 5
“Dia ini sebenarnya banyak alasan saja, karena tak yakin bisa memenuhi target berat yang dibebankan federasi kita. PSSI ingin timnas senior Juara Piala AFF 2020, memperbaiki peringkat FIFA, serta Timnas U-19 berprestasi di Piala Dunia U-20 2021,” kata Indra, seperti dikutip dari laman PSSI.

Tidak hanya Indra, Ketua Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI), Yeyen Tumena, turut mengkritik Shin. Yeyen mengatakan Shin bersikap tidak etis karena membongkar permasalahan internal di PSSI kepada media Korea Selatan.

"Menurut saya, Shin Tae-yong harus segera memberikan klarifikasi soal pernyataannya di media Korea Selatan. Karena, setahu saya ada poin-poin di kontrak kerjasama yang mencantumkan keharusan menjaga nama baik klien. Jika itu tidak dilakukan, berarti Shin Tae-yong melanggar bunyi kontrak dengan PSSI," kata Yeyen Tumena dalam rilisnya yang disebar ke pewarta.




"Shin Tae-yong juga harus menjelaskan programnya terkait Timnas Indonesia U-20. Kalau kemudian di regulasi dicantumkan keharusan memainkan pemain U-20, tentu dia cukup memantau dari kompetisi. Lalu, niat TC jangka panjang bisa dipertimbangkan kembali," ujarnya menambahkan.

Yeyen juga menyayangkan pernyataan Shin yang membeberkan kekurangan para pemain Timnas Indonesia. Menurut Yeyen, hal itu tidak pantas dilakukan oleh seorang pelatih timnas.

"Jujur saja, sebagai pelatih menurut saya Shin Tae-yong terlalu banyak mengucapkan kata-kata yang tidak pantas, termasuk meremehkan pemain Indonesia," tutur eks Pelatih caretaker Timnas Indonesia itu.

"Seharusnya, pelatih harus memberikan motivasi dan perkataan yang positif kepada pemain dan timnya. Bukankah dia dibayar mahal untuk memperbaiki sepak bola Indonesia?" ucapnya mempertanyakan. halaman 4 dari 5
Situasi makan panas setelah Ketua Satgas Timnas Indonesia, Syarif Bastaman mengancam akan memecat Shin Tae-yong jika tidak segera kembali ke Indonesia. Namun belakangan, PSSI menegaskan bahwa pernyataan Syarif tidak mewakili sikap federasi.

"Yang punya wewenang untuk melakukan pemecatan kepada Shin Tae-yong adalah Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, melalui rapat keputusan exco tentunya," kata pelaksana tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi.




Namun, alih-alih mengomentari pernyataan dua rekannya dan Ketua Satgas Timnas, Shin berkomitmen dengan tugasnya. Ia mengaku punya kewajiban menghadirkan prestasi untuk Timnas Indonesia.

Pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 mengaku ingin punya sumbangsih terhadap prestasi sepak bola Indonesia. Salah satu caranya adalah memberikan prestasi untuk tim nasional.

"Yang utama adalah rakyat Indonesia ingin melihat kemampuan timnas meningkat dan meraih prestasi. Saya berharap kita semua dapat menciptakan momen yang menyenangkan bersama-sama," kata Shin Tae-yong. halaman 5 dari 5
Terakhir diubah:  26/06/20 - 07:25






Video Trending



Berita Terkait


1597216985554

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?