Cerita Musa Juwara, Pembobol Gawang Inter Yang Pernah Lewati Laut Mediterania di Usia 14 Tahun


  •    Robert
  •    07/07/20 - 13:00
  •    862

Cerita Musa Juwara, Pembobol Gawang Inter Yang Pernah Lewati Laut Mediterania di Usia 14 Tahun
Musa Juwara

Musa Juwara mencetak gol perdana yang sangat spesial dalam karir profesionalnya akhir pekan lalu di kancah Serie A.

Gol pertama Musa Juwara terjadi saat Bologna mengalahkan Inter 2-1 di Giuseppe Meazza, Minggu (5/7/2020). Dia turun sebagai pemain pengganti pada menit ke-65, saat Bologna tertinggal 0-1 dan harus bermain dengan 10 sejak menit ke-57.

Hanya butuh sembilan menit bagi Musa untuk mencetak gol bagi Bologna. Tendangan volinya dari tepi kotak penalti gagal dibendung Samir Handanovic.




Bologna kemudian mencetak gol kedua melalui kaki Musa Barrow dan mengakhiri laga dengan skor 2-1.

"Saya sangat berterima kasih kepada pelatih karena telah memberi saya kepercayaan diri melawan Inter, saya sangat senang telah mencetak gol pertama saya," kata Musa Juwara seperti dikutip dari Football Italia.

"Saya mendedikasikan gol ini untuk keluarga saya dan semua orang yang telah membantu saya sepanjang perjalanan. Kelebihan dari kemenangan ini masih milik Mihajlovic," sambungnya.

"Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan dan saya akan mengingat ini sepanjang hidup," tegasnya.

Juwara bermain sama baiknya sebagai winger di kedua sayap, di mana ia berkembang memanfaatkan lebar lapangan dan menggunakan kecepatan serta teknik menggiring bola sangat baik untuk melewati bek lawan.

Salah satu hal yang bisa ditingkatkannya adalah konsistensinya, kekuatan dan disiplinnya, tetapi tembakan dan matanya yang kuat untuk mencetak gol menjadikannya senjata yang ampuh, sementara ia juga mampu bermain di tengah, menawarkan fleksibilitas yang berharga bagi pelatihnya. halaman 2 dari 5
Lantas siapa sih Musa Juwara?



Empat tahun lalu Juwara meninggalkan negara asalnya, Gambia menuju pantai Sisilia dengan menggunakan kapal.

Perjalanan laut itu ia lakukan ketika masih berusia 14 tahun, dimana ia mencari kehidupan yang lebih baik untuk dirinya. Remaja yang ambisius itu melintasi pantai barat, melewati Senegal dan Sahara Barat, di sekitar busur utara Afrika di luar Maroko dan Tunisia.

Sebagai anak di bawah umur yang tidak didampingi orang tua dan tiba di Italia bersama sekitar 25.000 pengungsi lain yang datang di tahun itu - perjuangan Juwara belum selesai. Tetapi bagi anak muda itu, dia sekarang berada di tempat yang penuh dengan masa depan.

Dia dipindahkan ke wilayah Potenza, sekitar dua setengah jam di selatan Napoli. Dan di sinilah nasib Juwara mulai berubah dan kemudian menjadi lebih baik.

Virtus Avigliano, tim amatir di dekat provinsi Potenza, memberi Juwara kesempatan untuk bermain sepak bola lagi ketika dia terus mengejar impiannya di papan atas.

Dengan Juwara meninggalkan rumah tanpa ditemani dan masih usia anak-anak, pelatih tim, Vitantonio Summa, bertindak sebagai orang tua angkat Juwara.

Bentuknya di bawah wali barunya sangat mengesankan dan namanya dengan cepat mulai membentang di luar provinsi Potenza. halaman 3 dari 5
Chievo Klub Serie A Pertamanya



Juwara dan keluarga barunya akhirnya memilih untuk bergabung dengan Chievo. Loredana Bruno, istri Summa, menjelaskan kepada Corriere della Sera bahwa pilihan mereka datang ke "jalur olahraga, tetapi juga jalur akademik dan pendidikan yang diusulkan oleh klub."

Dia menambahkan: "Musa menganggap sekolah sebagai hal yang sangat penting karena kakeknya, selalu mengatakan kepadanya 'pengetahuan menjadi yang utama'."

Tetapi semuanya tak berjalan lancar, ketika FIGC memblokir transfer tersebut, dengan alasan aturan anti-eksploitasi baru untuk imigran muda ilegal sebagai alasannya.

"Musa mengambilnya dengan sangat buruk, dia hampir tertekan, dan kami berjuang untuk menjelaskan birokrasi kepadanya," kata Bruno.

Tetapi keluarga baru Juwara menolak untuk menerima keputusan itu dan meminta bantuan hukum untuk melawan kasusnya, dan akhirnya remaja itu diberi izin untuk pindah pada November 2017.

Juwara sempat bergabung dengan Torino dengan status pinjaman untuk Torneo di Viareggio 2019, tempat ia mencetak 3 gol dalam 3 pertandingan, sebelum kembali ke Verona.

Dia melakukan debut profesionalnya untuk Chievo dalam pertandingan imbang 0-0 melawan Frosinone di Serie A pada tanggal 25 Mei 2019, masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-79 untuk Manuel Pucciarelli. halaman 4 dari 5
Tawaran Datang dari Bologna



Beberapa musim di Chievo sudah cukup untuk meyakinkan Bologna untuk membawa Juwara musim panas lalu, mereka nemebusnya di angka € 500.000.

Rencananya adalah untuk menempatkannya di Tim U-19 dan mengembangkannya sebagai salah satu aset masa depan. Tapi seperti yang diperlihatkan Juwara, dia tampak berkembang ketika ada peluang yang datang padanya.

Penampilan konsistennya bersama tim akademi membuat bos Bologna Sinisa Mihajlovic membawa Juwara ke skuat utama mulai Oktober lalu.

Juwara melakukan debut Seri A-nya dari bangku cadangan melawan AS Roma pada bulan Februari sebelum laga penutupan sebelum Covid-19 dan melangkah lebih jauh dengan kontribusi jitu melawan Inter.

Mendapat kepercayaan dari Mihajlovic di San Siro pada menit ke-65 menggantikan Nicola Sansone, Juwara hanya butuh 10 menit untuk gol penyama kedudukan.

Gol itu, yang membuat Juwara menjadi pencetak gol termuda Bologna sejak 2003, memberikan pijakan besar baginya dan rekan senegaranya dari Gambia, Musa Barrow.

Kemenangan atas Inter di Stadion Giuseppe Meazza membuat pasukan Mihajlovic berada di urutan kesembilan dengan perolehan angka 41 hanya terpaut tujuh poin dari zona Eropa.

"Hasil ini memberi kami harapan untuk tetap berjuang untuk mendapatkan tempat di Eropa, ini juga menunjukkan para pemain bisa menang melawan siapa pun," tegas Mihajlovic dikutip Football Italia, Senin (6/7).

"Beruntung, kami mendapat istirahat 1-0 dan dapat berbicara satu sama lain. Kami tidak kehilangan apa pun saat kami keluar. Ini adalah kemenangan karakter dan keyakinan. Pada akhirnya, kami pantas menang," sambung dia. halaman 5 dari 5
Terakhir diubah:  07/07/20 - 15:39






Video Trending



Berita Terkait


1596499202759

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?