Deretan Pemain Keturunan Indonesia yang Kemampuannya Layak Dipantau PSSI


  •    Rizqi Ariandi
  •    09/07/20 - 13:00
  •    7.013

Ilustrasi pemain keturunan Indonesia
Bolalob

Program naturalisasi pemain untuk Timnas Indonesia kembali mengemuka jelang perhelatan Piala Dunia U-20 2021. Sebagai tuan rumah, Indonesia dinilai perlu mempersiapkan timnya sebaik mungkin.

Untuk mendukung penampilan timnas di Piala Dunia U-20, wacana naturalisasi pemain kembali mengemuka. Rencana itu muncul karena Indonesia dinilai perlu beberapa pemain yang punya pengalaman di kancah internasional.




Sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Malaysia dan Filipina cukup gencar dalam menaturalisasi pemain, termasuk Indonesia. Bahkan, Thailand belakangan ini mulai mengikuti hal serupa.

Ada sejumlah pemain keturunan yang kemampuannya layak dipantau PSSI. Mereka punya potensi memperkuat Indonesia di ajang Piala Dunia U-20 tahun depan.

Berikut sejumlah nama potensial yang mungkin bisa dinaturalisasi PSSI: halaman 2 dari 5
Miliano Jonathans



Lahir pada 5 April 2004, gelandang serang Vitesse U-16 ini punya kemampuan yang sangat baik. Miliano Jonathans dinilai punya banyak kelebihan.

Pemain yang punya darah Maluku ini dikenal sebagai kreator serangan yang dianugerahi kemampuan dribbiling, kecepatan, dan kontrol bola di atas rata-rata. Karena penampilan cemerlangnya, Miliano kerap dipanggil pelatih Martijn Reuser untuk mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas U-16 Belanda.

Tristan Danique van den Heuvel

Tristan merupakan salah satu penjaga gawang andalan Tim Ajax U-17. Sebagai penjaga gawang, ia punya kemampuan reflek yang bagus. Pemain kelahiran 28 Mei 2003 ini sempat bermain untuk dua tim junior Belanda. Yaitu, Timnas U-15 dan U-17.

D'leanue Arts

Arts adalah bek kanan andalan tim U-17 PSV Eindhoven. Ia memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ibu. Sebagai bek kanan, Arts terhitung produktif. Ia mencetak tiga gol dan lima assist dalam 19 penampilan bersama PSV U-17.

Arts juga telah mencicipi debut di Timnas U-17 Belanda ketika berhadapan dengan Prancis. Ia bahkan berhasil mencetak satu gol di menit ke-68. halaman 3 dari 5
Neraysho Kasanwirjo

Neraysho merupakan pesepak bola berdarah Jawa-Suriname yang kini bermain untuk Ajax U-19. Pemain kelahiran 18 Agustus 2002 itu berposisi sebagai bek tengah.

Neraysho punya pengalaman mumpuni di kancah internasional. Ia sempat membawa Timnas U-17 Belanda menjadi juara Piala Eropa U-17 pada 2019. Sebelumnya, ia juga merupakan andalan Timnas U-15 Belanda.

Tristan Gooijer



Lahir pada 2 September 2004, pemain Belanda berdarah Indonesia ini dikenal dapat bermain di lebih dari satu posisi. Berposisi asli sebagai bek tengah, pemain Ajax U-17 ini juga ini bisa ditempatkan sebagai bek kanan, kiri, maupun gelandang bertahan.

Pemain berdarah Maluku ini telah bermain 3 kali untuk Belanda U16. Di tim tersebut, ia lebih sering dimainkan sebagai bek sayap.

Jim Roberto Croque

Jim merupakan pemain keturunan Indonesia lainnya yang bermain untuk Vitesse U-17. Ia berposisi sebagai penyerang.

Sebelum bergabung dengan Vitesse, Jim memperkuat tim lokal BFC Bussum. Vitesse tertarik untuk merekrutnya karena dinilai punya finishing dan positioning yang bagus sebagai penyerang. halaman 4 dari 5
Liam Oetoehganal

Liam adalah kapten tim U-16 Feyenoord. Ia merupakan pesepak bola keturunan Suriname-Indonesia.

Berposisi sebagai bek tengah, Liam dikenal tangguh dan lugas. Karena itu, ia beberapa kali dipanggil dalam pemusatan latihan Timnas U-16 Belanda.

Djenahro Nunumete



Nunumete merupakan pemain asal Belanda yang memiliki darah Maluku. Gelandang serang kelahiran 28 Januari 2002 itu kini bermain untuk Heerenveen U-19.

Meski postur tubuhnya tidak tinggi, namun Djenahro memiliki visi bermain, kontrol bola diatas rata-rata, lincah, dan akurasi umpan yang bagus. Djenahro beberapa kali dipanggil untuk berlatih bersama tim utama FC Hereenveen. halaman 5 dari 5
Terakhir diubah:  11/07/20 - 06:40






Video Trending



Berita Terkait


1596362403020

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?