Mengenal 10 Pemain Yang Layak Dijuluki Mesin Gol di Benua Asia


  •    Robert
  •    09/07/20 - 22:00
  •    1.317

Striker di Liga Asia
Bolalob

Kekuatan sepak bola di benua Asia tak bisa lagi dipandang sebelah mata oleh negara Eropa dan Amerika. Atmosfir dan gairah para suporter tentu menjadi andalannya, namun selain itu banyak pemain berkualitas di benua Asia dewasa ini.

Kompetisi di beberapa negara Asia mulai meningkatkan daya saingnya, sebut saja India, Thailand, Vietnam dan juga Indonesia.




Banyak pemain top dunia pun memilih bertarung di kawasan ini dan menunjukan kemampuannya pada dunia.

Kami memiliki 10 nama pemain depan atau striker yang rasio golnya cukup impresif. Bahkan catatan gol mereka lebih baik dari para pemain dari liga Eropa. Banyak nama familiar dan mungkin baru pertama kalian anda dengar. Berikut daftarnya:

1. Abderrazak Hamdallah - Al-Nassr FC



Tahun lalu, Hamdallah menjadi pencetak gol terbanyak dalam kalender tahun 2019 dengan pencapaian total 57 gol di semua kompetisi.

Striker asal Maroko yang bermain untuk Al Nassr di Arab Saudi (Liga Pro Saudi), mencetak hat-trick ke gawang Al Feiha untuk unggul dari striker kelas wahid Eropa. Sebut saja pemain Bayern Muenchen, Robert Lewandowski yang mencetak 54 gol - dan Lionel Messi Barcelona (50 gol). Di tahun 2020, Hamdallah sudah mencetak 39 gol dan berada di posisi kedua dibawah Lewandowski (48 gol) sebagai top skor dunia.

2. Baghdad Bounedjah - Al Sadd



Striker asal Aljazair ini sejak tahun 2015 lalu sudah membela Al Sadd. Di klub Qatar itu namanya mulai dikenal di Asia. Dalam lima musim terakhir, Bounedjah mencetak 134 gol dalam 122 penampilan. Dimana sebanyak 95 gol dicetak di Liga Qatar.

3. Elkeson - Guangzhou Evergrande



Meninggalkan Brasil untuk bergabung dengan Guangzhou Evergrande di tahun 2013, dimana ia bermain selama tiga tahun di klub itu dan pindah ke Shanghai SIPG. Dalam 8 musim di Liga Super China, Elkeson sukses mencetak 106 gol dan membawanya sebagai pencetak gol sepanjang masa CSL. Total ia membukukan 183 gol di semua kompetisi semenjak berkarir di Asia.

Musim ini ia kembali ke Guangzhou Evergrande setelah mendapatkan paspor China melalui proses naturalisasi. halaman 2 dari 4
4. Diogo Luis Santo - Johor Darul Takzim



Namanya mencuat sejak bergabung dengan Buriram United di Liga Thailand pada tahun 2015 lalu. Di musim pertamanya di negara baru dan liga baru, ia mencetak 45 gol dalam 51 pertandingan! Empat musim di Buriram, Diogo sukses mencetak 132 gol. Saat ini ia bermain untuk klub Malaysia, Johor Darul Takzim.

5. Bafétimbi Gomis - Al Hilal



Namanya mencuat ketika bermain untuk Lyon dan juga Timnas Prancis. Namun Gomis pada tahun 2018 lalu memutuskan berkarir di Asia, tepatnya di Arab Saudi bersama Al Hilal.

Di usianya yang sudah menginjak 32 tahun, Gomis tak menunjuan tanda-tanda menurun. Ia mencetak 21 gol di musim debutnya di Arab Saudi, bersama dengan Abderrazak Hamdallah ia menjadi top skor musim 2018. Di tahun 2019 lalu di ajang Liga Champions Asia, Gomis mencetak 11 gol sekaligus menjadi juara ajang itu bersama Al Hilal. Dalam dua musim di Liga Arab dirinya sukses mencetak 63 gol dari 81 pertandingan.

6. Omar Al Somah - Al Ahli



Sejak bergabung dengan Al Ahli di Arab Saudi, Omar Al Somah menunjukan statistik luar biasa dalam mencetak gol. Dari 177 pertandingan ia sukses mencetak 160 gol, rasionya hampir menyentuh angka satu gol per pertandingan. Ia menjadi top skor di Liga Arab Saudi pada tahun 2015,2016 dan 2017. Pada musim 2016 ia berperan besar dalam membantu Al Ahli meraih gelar liga pertama mereka dalam 32 tahun terakhir. halaman 3 dari 4
7. Cristian Gonzales - PSIM Yogyakarta



Penyerang asal Uruguay yang sudah dinaturalisasi oleh Indonesia ini sudah 17 tahun berkarir di Liga Indonesia. Ia kompeten dalam mencetak gol dan meraih gelar top skor liga dalam tiga musim beruntun dari 2005-2008. Dalam tiga musim bersama Persik Kediri, El Loco sapaannya sukses mencetak 100 gol lebih.

Bahkan jika melihat catatan golnya dalam 17 musim di Indonesia sudah mencapai 249 gol bersama delapan klub yang pernah ia bela.

8. Bienvenido Marañón - Ceres Negros



Maranon merupakan raja gol Ceres Negros dan pencetak gol terbanyak di Liga Filipina musim 2019 dengan mengoleksi 30 gol. Pada Liga Filipina 2017, Bienvenido pun pernah menjadi raja gol dengan koleksi 22 gol berseragam The Busmen.

Sejak memutuskan hengkang dari klub Segunda B Spanyol, UD Socuellamos pada tahun 2015 silam Maranon setia pada Ceres Negros.

Walau sudah berusia 34 tahun, ketajaman Maranon belum menurun. Saat ini, dia sudah melesakkan 55 gol dan mengkreasikan 20 assist dari 69 penampilan di semua kompetisi. Dengan torehan 35 gol ia menjadi pencetak gol terbanyak ajang Piala AFC.

9. Dejan Damjanović - Daegu FC



Sejak memutuskan pergi ke Asia, pemain asal Serbia ini menjadi top skor sepanjang masa klub Korea, FC Seoul. Dalam enam musim di FC Seoul dirinya sukses mencetak 143 gol dalam 236 pertandingan.

Pada Januari 2013, IFFHS menempatkan Damjanovic di peringkat ketujuh di dunia untuk pencetak gol terbanyak di liga divisi atas melebihi pemain seperti Zlatan Ibrahimovic, Robin van Persie, dan Wayne Rooney.

Di usia 38 tahun ia belum menunjukan tanda-tanda untuk pensiun.

10. Yoshito Ōkubo - Tokyo Verdy



Okubo tiga kali menyabet gelar top skor J League pada tahun 2013, 2014, 2015 saat bermain untuk Kawasaki Frontale. Total dalam karirnya di Liga Jepang mantan pemain Wolfsburg ini mencetak 185 gol!

Dalam dua musim terakhir ia bermain di Júbilo Iwata. halaman 4 dari 4






Video Trending



Berita Terkait


1596114602259

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?