Borneo FC Terima Keputusan PSSI soal Sentralisasi Kompetisi di Pulau Jawa


  •    Rizqi Ariandi
  •    14/07/20 - 13:00
  •    666

Presiden Borneo FC, Nabil Husein, tengah berbincang dengan pelatih kepala Edson Tavares dan asistennya, Antonio Claudio
liga-indonesia.id

Presiden Borneo FC, Nabil Husein, menerima keputusan PSSI terkait sentralisasi pertandingan di pulau Jawa dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2020. Menurut Nabil, opsi tersebut sudah yang paling memungkinkan di tengah situasi pandemi virus corona (Covid-19) yang belum teratasi.

Sebagai tim yang berasal dari luar pulau Jawa, Nabil mengaku tidak keberatan dengan regulasi baru tersebut. Menurutnya, memusatkan pertandingan di pulau Jawa lebih efisien ketimbang di tempat lainnya.

"Memang keputusan yang berat. Kami tidak bisa bermain di Samarinda. Tapi melihat situasi agar lebih efisien, bertanding di Jawa sudah tepat. Semua harus menerima," kata Nabil dalam siaran langsung bersama Kaltim Post.



halaman 2 dari 3
Nabil juga mengapresiasi keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi yang akan memfasilitasi tes kesehatan untuk semua tim setiap pekannya. Menurut Nabil, hal itu dapat meringankan beban pengeluaran klub.

"Informasi yang kami terima, tes kesehatan diakomodasi PT LIB. Alhamdulillah tidak memberatkan klub," imbuhnya.




Meski demikian, sebelum memulai latihan, Nabil akan memfasilitasi para pemainnya dengan tes Swab (PCR). Terkait hal itu, Nabil menyindir perhatian pemerintah daerah terhadap klubnya.

"Ya ini risiko klub yang harus diambil sebelum berlatih bersama. Jujur saya iri sengan tim di daerah lain. Mereka mendapat perhatian pemerintah dalam melalukan tes kesehatan," tutur Nabil.

Bila tak ada halangan, skuat Pesut Etam akan berkumpul pada 10 Agustus mendatang. Namun, Nabil belum menyebutkan tempat latihan apakah di Samarinda atau langsung ke Yogyakarta. halaman 3 dari 3






Video Trending



Berita Terkait


1596780003235

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?