Bermasalah Dengan Hak Siar, Liga Thailand Bisa Dipaksakan Berakhir Desember


  •    Rizka Perdana Putra
  •    17/07/20 - 06:30
  •    335

Presiden Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) Somyot Poompunmuang.
Presiden Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) Somyot Poompunmuang (Bangkok Post)

Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) tengah melakukan pembicaraan dengan klub soal kesediaan mereka melanjutkan liga. Lebih lanjut FAT juga akan berbicara kepada klub soal kemungkinan liga berakhir Desember. 

FAT sebenarnya telah menetapkan bahwa Thai League 1 akan dimulai kembali pada bulan September dan akan berakhir pada bulan Mei 2021. Kompetisi yang mulai bulan Februari lalu itu sebelumnya terpaksa dihentikan bulan Maret karena pandemi Covid-19.

Nah, perubahan jadwal ini ternyata menciptakan masalah. Pihak TrueVisions sebagai pemegang hak siar utama hanya ingin menayangkan liga sampai tanggal 25 Oktober. Itu sesuai dengan kontrak yang telah disepakati sebelum pandemi.

FAT sendiri memiliki kontrak tiga tahun dengan TrueVision senilai total 1,2 milyar baht (555 milyar rupiah). TrueVisions, kabarnya, hanya bisa mentolerir renegosiasi kontrak penayangan liga sampai bulan Desember mendatang.  

Baca Juga :


"Saya siap berbicara dengan klub untuk melihat apakah mereka bersedia bermain lebih banyak per minggu, sehingga kami dapat menyelesaikan musim dalam Desember 2020," kata Presiden FAT, Somyot Poompunmuang seperti diberikan Bangkok Post.

Lebih lanjut, menurut Somyot, tidaklah mudah bagi FAT untuk mencari pemegang hak siar di tengah pandemi. Jika akhirnya renegosiasi tidak berjalan maka Thai League 1 akan berjalan tanpa hak siar.

“Jika kami tidak dapat menemukan pengganti maka dari Januari hingga Mei tahun depan kita tidak akan memiliki penghasilan dari hak siar TV,” ujar Somyot.

Di sisi lain mengakhiri kompetisi pada bulan Desember juga bukan perkara mudah bagi klub. Selain harus bertanding tiga kali sepekan selama empat bulan, tim nasional juga punya agenda padat akhir tahun seperti kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala AFF 2020

halaman 2 dari 2






Video Trending



Berita Terkait


1598329201648

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?