Jadi Kader Partai Demokrat, RD Tegaskan Masih Melatih Madura United


  •    Rizqi Ariandi
  •    17/07/20 - 12:30
  •    3.727

Rahmad Darmawan menegaskan dirinya masih melatih Madura United meski memutuskan menjadi kader Partai Demokrat
liga-indonesia.id

Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan memutuskan terjun ke dunia politik setelah bergabung dengan Partai Demokrat. Meski demikian, RD -sapaan karib Rahmad Darmawan- menegaskan dirinya masih aktif melatih Madura United jelang bergulirnya kembali Liga 1 2020 pada 1 Oktober mendatang.

RD mengatakan, keputusannya bergabung dengan Partai Demokrat merupakan hak politiknya sebagai warga negara. Ia pun memastikan pekerjaannya sebagai pelatih Madura United tidak akan terganggu dengan pilihannya menjadi kader partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut.

"Seharusnya tidak ada respons (dari Madura United) karena menyalurkan hak politik ke mana saja, itu bagian hak kita untuk berpolitik. Semua warga negara itu diberikan hak. Kita datang ke TPS, tidak menjadi kader itu kita berpolitik. Jadi sama, di Madura United, mungkin ada beberapa pengurus yang memang anggota partai," kata RD.

"Saya tak ada ikatan profesional dengan Partai Demokrat. Sehingga, hanya menjadi kader dan siap untuk membantu Partai Demokrat. Jadi itu di luar job desk saya sebagai pelatih. Contoh, coach Nilmaizar tahun lalu juga maju sebagai legislatif satu di antara partai, lalu melatih juga tidak ada masalah," tuturnya menambahkan.

Baca Juga :

halaman 2 dari 3
Selain Nilmaizar, RD mengungkapkan legenda Timnas Indonesia dan Persija Jakarta, Soetjipto Soentoro juga pernah terjun langsung ke politik dengan bergabung bersama PDI Perjuangan (ketika itu masih bernama PDI). Karena itu, ia menilai keputusannya masuk Partai Demokrat tidak perlu menjadi polemik.

"Dulu almarhaum Soetjipto Soentoro, itu anggota PDI di era beliau aktif sebagai pemain dan pelatih. Tapi tak pernah punya masalah karena memang, sekali lagi kalau politik itu dicermati dengan baik, maka akan bisa mendapatkan kemaslahatan. Akan sangat membantu kita," kata RD.

Baca Juga :


Meski sudah menyandang status sebagai kader Partai Demokrat, RD menegaskan pekerjaan utamanya saat ini tetap melatih Madura United. Ia yakin dapat membagi waktu sebagai pelatih dan politisi, sama ketika dulu ia melatih dan aktif sebagai anggota TNI Angkatan Laut.

"Masih (pelatih Madura United). Setelah ini pun saya akan melatih Madura United. Jadi itu beriringan. Menambah wawasan saya juga. Contoh ketika saya berprofesi sebagai TNI, buktinya saya bisa melatih klub profesional. Ketika saya dulu menjatuhkan pilihan untuk bekerja di bank, saya toh masih bisa menjadi pesepak bola. Seperti itu gambarannya," kata RD.

"Jadi ketika saya menjatuhkan pilihan kepada suatu organisasi partai politik, lalu apa dosa saya kok kemudian saya ditegur atau apa. Toh, itu sebuah pilihan. Itu sebuah hak warga negara. Saya rasa sangat mengerti semua yang ada di klub," tutur pelatih Timnas U-23 Indonesia di SEA Games 2011 itu memungkasi. halaman 3 dari 3






Video Trending



Berita Terkait


1601046002174

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?