Alasan Panser Biru dan Snex Sarankan PSIS Bermain di Luar Semarang


  •    Rizka Perdana Putra
  •    26/07/20 - 09:25
  •    501

CEO PSIS, Yoyok Sukawi saat acara sarasehan dengan suporter, Sabtu (25/7/20)
CEO PSIS, Yoyok Sukawi saat acara sarasehan dengan suporter, Sabtu (25/7/20) (psis.co.id)

Manajemen PSIS Semarang mengadakan acara sarasehan dengan dua kelompok suporter Panser Biru dan Snex, Sabtu (25/07/20) siang. Dalam acara tersebut suporter mengajukan sejumlah usulan.

Salah satu usulan yang mengemuka berkaitan dengan homebase. PSIS diminta untuk tidak menggunakan Stadion Citarum karena Semarang masih memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM).

PSIS sebelumnya telah mendaftarkan Stadion Citarum sebagai markas utama kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB). Sementara stadion utama di Kota Semarang yaitu Jatidiri saat ini masih dalam tahap renovasi.

“Ada beberapa usulan dari kami, salah satunya soal homebase. Masih adanya aturan PKM di Semarang dan kekhawatiran soal suporter yang nekat ke Citarum menjadi pertimbangan kami menyarankan PSIS main Yogyakarta,” kata Kepareng, Ketua Umum Panser Biru.

Baca Juga :


“Andai dilaksanakan di Pulau Jawa dan akomodasi ditanggung PSSI dan PT. LIB jika bermain di luar kota, maka kami usul lebih baik main di luar kota karena nanti segala akomodasi menjadi tanggung jawab PSSI,” tambah Ketua Umum Snex, Edy Purwanto.

Usulan itu disambut baik oleh CEO PSIS, Yoyok Sukawi. Nantinya, pihak manajemen akan mendiskusikan usulan tersebut dalam rapat pemegang saham.

“Terima kasih kepada Panser Biru dan Snex yang telah memberi masukan untuk kami. Dari awal memang kami selalu melibatkan teman-teman suporter untuk mengambil keputusan.”

“Nanti usul dari teman-teman suporter akan kami rapatkan di rapat pemegang saham sebelum kami ambil keputusan,” tandasnya.

halaman 2 dari 2








Video Trending



Berita Terkait


1621342802556

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?