3 Kesulitan Borneo FC di Lanjutan Liga 1, Biaya Operasional Meningkat Hingga Aktivasi Sponsor Seret


  •    Kukuh Wahyudi
  •    27/07/20 - 20:30
  •    458

Borneo FC, mengalami kendala dalam lanjutan Liga 1.
Borneo FC, mengalami kendala dalam lanjutan Liga 1. (Borneofc.id)

Manajemen Borneo FC paham bahwa melanjutkan Liga 1 2020 bukan berarti membuat keuangan mereka sehat kembali. Justru, tantangan yang dihadapi lebih sulit.

Pasalnya, mereka harus berkandang di Yogyakarta yang artinya bakal merogoh kocek lebih dalam untuk biaya operasional. Di sisi lain, mereka tak akan mendapatkan pemasukan dari tiket penonton.

"Ya mau bagaimana lagi harus diikuti. Keputusan yang diambil demi keamanaan dan kesehatan semua. Mulai dari pemain, wasit, ofisial, dan semua pihak yang terlibat," kata Chief Marketing Borneo FC Novi Umar di situs resmi Liga 1.

Baca Juga :


Tak hanya urusan tiket saja, kerja sama dengan sponsor pun tak akan semulus biasanya. Hal inilah yang membuat manajemen tim berjulukan Pesut Etam itu berfikir lebih keras.

"Pemasukan tiket dipastikan tidak ada. Aktivasi dari sponsor juga seret. Tapi dengan situasi seperti ini semua harus menerima," tutur Novi melanjutkan.

"Kalau sudah ada surat resmi (dari PSSI), kami bisa menjelaskan dengan baik ke sponsor. Saya harap semua bisa mengerti dengan keadaan ini. Insya Allah Borneo FC tetap menjaga komitmen dan berusaha mengejar prestasi musim ini," ucapnya lagi. halaman 2 dari 2






Video Trending



Berita Terkait


1600435801833

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?