Pasca Degradasi, Bournemouth Bakal Tempuh Langkah Hukum


  •    Rissalah Maulana
  •    29/07/20Β -Β 11:30
  •    12.968

bournemouth
bournemouth

Buntut kasus kontroversial di laga Aston Villa kontra Sheffield United di laga perdana liga Inggris pasca libur Corona 18 Juni lalu berbuntut panjang.

Dalam laga tersebut, Sebuah sepakan bebas Oliver Noorwood yang bermaksud mengumpan melesat melengkung ke arah gawang kiper Villa, Orjan Nyland.

Dari kamera dan beberapa tangkapan layar di sosial media, terlihat jelas Nyland menangkap bola di dalam gawangnya. Beberapa pemain Sheffield yang menyaksikan berteriak kepada wasit Michael Oliver. Seharusnya, momen ini bisa langsung dinilai oleh teknologi Hawk-eye dari Goal Decision System.

Sayang, Oliver tak menangkap sinyal dari jam tangannya penanda bola telah masuk gawang. Skor pun akhirnya imbang tanpa gol.

Image

Tech blunder shadows re-start

Peristiwa ini disebut-sebut menjadi salah satu penyebab Bournemouth, terdegradasi. Jika saja Aston Villa kalah atas Sheffield kala itu, maka poin Bournemouth dan Aston Villa berpeluang sama. Jika begitu, maka The Cherries unggul selisih gol dan berada di luar zona degradasi.

Baca Juga :
halaman 2 dari 3
Akibat hal tersebut, media inggris seperti Sky Sport dan Mirror menyebut manajemen Bournemouth telah menyiapkan langkah hukum.

Perwakilan Bournemouth akan membahas kemungkinan melakukan langkah hukum terhadap Hawk-Eye. teknologi garis gawang untuk menentukan terjadinya gol, karena kesalahan yang dibuat dalam pertandingan antara Sheffield United dan Aston Villa.

Dewan direksi Bournemouth dikabarkan akan bertemu selama beberapa hari ke depan, di mana mereka akan membahas langkah selanjutnya, tetapi sejauh ini mereka belum menunjuk kuasa hukum.

Atas kesalahannya di laga tersebut, penyedia Hawk-Eye sendiri langsung meminta maaf dan mengakui ada 'error' yang terjadi.

Baca Juga :


"Petugas pertandingan tidak menerima sinyal ke arloji atau earpiece sesuai protokol Goal Decision System (GDS)," tulis Hawk-Eye dalam pernyataannya kala itu.

"Tujuh kamera yang terletak di tribun di sekitar area gawang secara signifikan terhalang oleh kiper, bek dan tiang gawang.

"Level hambatan ini belum pernah terlihat sebelumnya dalam lebih dari 9.000 pertandingan yang menggunakan sistem teknologi Hawk-Eye Goal Line, telah beroperasi.

"Sistem ini tetap berfungsi secara keseluruhan. Hawk-Eye tanpa ragu meminta maaf kepada Liga Premier, Sheffield United, dan semua orang yang terkait dengan insiden itu." halaman 3 dari 3


Top 5 Sepatu Bola Harga Terjangkau Saat Ini









Video Trending



Berita Terkait


1621790637984

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?