10 Pemain Bintang Yang Memutuskan Pensiun Akhir Musim Ini: Schurrle, Baines hingga Mario Gomez


  •    Robert
  •    02/08/20 - 18:23
  •    5.932

Ilustrasi pemain yang pensiun pada musim 2019-20 (Bolalob)
Ilustrasi pemain yang pensiun pada musim 2019-20 (Bolalob)

Kompetisi sepak bola di beberapa negara Eropa sudah selesai dimainkan dan kita harus mengucapkan selamat tinggal kepada bintang-bintang dunia.

Mereka tak akan bermain lagi di musim depan dan memutuskan untuk pensiun pada akhir musim 2019-20.

Sayangnya perpisahan mereka tak bisa dihadiri langsung oleh suporter, usai pandemi virus corona memaksa pertandingan tak bisa dihadiri oleh penonton. Berikut kami rangkum dari berbagai sumber nama-nama yang pensiun pada musim ini:

LEIGHTON BAINES



Salah satu pemain paling loyal di Everton, bek kiri berusia 35 tahun ini memutuskan untuk pensiun walau ia ditawari kontrak tambahan satu musim lagi oleh Carlo Ancelotti. Dengan 39 gol dan 37 assist, Baines memiliki keterlibatan gol lebih banyak daripada bek manapun dalam sejarah Liga Premier.

Baines hanya membela dua klub yakni Wigan dan Everton dalam karir profesionalnya. Pemilik 30 caps internasional bersama Inggris ini berada 13 musim di Goodison Park.

MARIO GOMEZ



Salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki oleh Jerman. Ia memenangkan Pesepakbola Terbaik Jerman dengan Stuttgart, meraih treble bersama Bayern Munchen, di mana ia mencetak 23 gol dalam 39 pertandingan di Liga Champions.

Selain itu, ia juga menciptakan sejarah dengan mencetak lebih banyak gol daripada pemain asing lainnya dalam satu musim untuk Besiktas.

Klub terakhirnya adalah Stuttgart - di mana ia mencetak gol dalam pertandingan terakhirnya saat mereka sukses meraih promosi ke Bundesliga.

ANDRE SCHURRLE



Keputusan mantan bintang internasional Jerman dan Chelsea ini adalah kejutan. Dimana pemenang Piala Dunia baru berusia 29 tahun.

Schurrle terakhir kali tampil untuk Borussia Dortmund, tetapi ia tak menjadi pilihan di tim utama, dan dipinjamkan ke Spartak Moscow musim lalu.

"Keputusan itu sudah matang dalam diri saya sejak lama," katanya dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Jerman Der Spiegel.

"Aku tidak lagi membutuhkan tepuk tangan. Kedalaman menjadi lebih dalam dan sorotan semakin berkurang.

"Anda selalu harus memainkan peran tertentu untuk bertahan dalam bisnis jika tidak Anda akan kehilangan pekerjaan Anda dan tidak akan mendapatkan yang baru. Hanya kinerja di lapangan yang diperhitungkan." halaman 2 dari 3
MILAN BAROS



Di usia 38 tahun, mantan penyerang Liverpool akhirnya memutuskan untuk gantung sepati.

Legenda Republik Ceko ini memulai karir profesionalnya bersama Banik Ostrava, dimana ia juga mengakhiri karirnya di klub yang sama dan dalam tiga musim terakhir berhasil 20 gol dalam 63 pertandingan.

Baros, yang memenangkan Sepatu Emas di Euro 2004, juga mencetak 41 gol internasional untuk Republik Ceko dalam 93 pertandingan. Karir terbaiknya di klub adalah bersama raksasa Turki Galatasaray, di mana ia mencetak 61 gol dalam 116 pertandingan.

CLAUDIO PIZARRO



Akhirnya Pizarro gantung sepatu pada usia 41 tahun, awalnya ia pindah ke Bundesliga untuk pertama dari empat periode dengan Werder Bremen pada tahun 1999.

Karirnya telah berputar selama empat dekade yang berbeda, menghasilkan 18 trofi dan lebih dari 300 gol. Dia adalah pencetak gol asing tertinggi kedua dalam sejarah Bundesliga dan duduk di urutan keenam dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa kompetisi.

ARITZ ADURIZ



Layaknya anggur, semakin berumur Aduriz menunjukan kualitasnya. Penyerang Athletic Bilbao telah mengakhiri karirnya pada usia 39. Setelah bergabung kembali dengan Bilbao pada tahun 2012, striker ini sukses mencetak 142 gol dalam enam musim. Musim paling produktif bermain untuk klub Basque datang ketika ia berusia 35 di musim 2015-16, ketika ia mencetak 36 gol dalam 55 pertandingan.

Cedera pada pinggul memaksa Aduriz memutuskan untuk pensiun. Dia nyaris tidak bermain musim ini, membuat 17 penampilan dan mencetak hanya satu gol, dimana itu datang dalam kemenangan menit ke-89 melawan Barcelona.

GORAN PANDEV



Pemain terbaik di negaranya, yakni Macedonia. Pandev menyelesaikan karirnya di Genoa di mana ia mencetak 26 gol dalam 130 pertandingan.

Rekor internasional Macedonia jauh lebih produktif, yakni 34 gol dalam 108 pertandingan. Pemain berusia 37 tahun ini sempat menikmati karir terbaiknya di klub-klub Italia, termasuk Inter Milan, Lazio dan Napoli. Ia memenangkan treble bersama Inter asuhan pelatih Jose Mourinho pada 2010. halaman 3 dari 3
GELSON FERNANDES



Gelandang enerjik ini memutuskan gantung sepatu pada usia 33 tahun. Dia sempat bermain untuk Sven-Goran Eriksson di Manchester City dari 2007-09, saat itu ia menyandang pemain muda terbaik di Swiss.

Ketika Mark Hughes mengambil alih, Fernandes mendapati dirinya tak lagi dibutuhkan di tim utama. Di Leicester City di bawah Nigel Pearson ia gagal merebut kembali bentuk terbaiknya.

Tetapi kemudian, di Rennes dan kemudian Eintracht Frankfurt, Fernandes menemukan kembali beberapa penampilan konsisten yang menjadikannya prospek yang menjanjikan.

MILE JEDINAK



Mantan kapten Crystal Palace ini dilepas oleh Aston Villa pada 2019, setelah membantu mereka memenangkan tiket promosi ke Liga Premier.

Setahun kemudian, ia mendapati dirinya bekerja di balik layar di Villa dengan tim akademi. Tapi Jedinak, 35 tahun, merasa belum selesai, dan pada bulan Mei tahun ini mengatakan dia belum secara resmi pensiun dengan tim Australia, Macarthur FC menyatakan minat mereka.

Namun, putaran itu tidak bertahan lama dengan gelandang mengumumkan pengunduran dirinya bulan ini mengungkapkan bahwa "sekarang saatnya untuk babak baru."

ESSAM EL-HADARY



Kiper Mesir, berusia 47 tahun dan memegang rekor pemain tertua yang pernah tampil di Piala Dunia, ketika ia muncul untuk negaranya yang berusia 45 tahun pada 2018.

Tapi itulah yang Anda inginkan untuk El-Hadary, yang akhirnya pensiun setelah memenangkan 159 pertandingan internasional, delapan gelar Liga Premier Mesir, empat Liga Champions Afrika, serta Piala Afrika empat kali.

"Sepak bola adalah istri kedua saya dan saya telah menceraikannya," El Hadary baru-baru ini mengungkapkan.

"Saya tidak akan kembali bermain sepakbola, seluruh sistem memiliki kesalahan dan kepala klub saling serang, dan semoga Tuhan membantu para pemain."

Nama-nama lain yang memutuskan untuk mundur dari karir profesionalnya antara lain:

David N’Gog (Zalgiris), Bruno Soriano (Villarreal) dan Loic Perrin (Saint-Etienne).
Terakhir diubah:  03/08/20 - 16:27






Video Trending



Berita Terkait


1594306802809

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?