Persebaya dan Madura United Berbagi Kandang, Barito Putera Pilih Bermarkas di Yogyakarta


  •    Rizqi Ariandi
  •    05/09/20 - 14:30
  •    629

Duel antara pemain Persebaya dan Madura United
Duel antara pemain Persebaya dan Madura United. (Sumber foto:istimewa)

PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengungkapkan dua tim Liga 1 2020 yang sebelumnya belum menentukan akan bermarkas di mana telah menyerahkan pilihannya. Persebaya Surabaya memilih berkandang di Sidoarjo, sementara Barito Putera di Yogyakarta.

Dengan keputusan tersebut, semua peserta Liga 1 2020 sudah menentukan kandangnya dalam lanjutan kompetisi musim ini.

Menurut Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno, Persebaya sebetulnya ingin bermarkas di Stadion Gelora Bung Tomo.

Namun, stadion tersebut sedang dalam proses renovasi karena ditunjuk menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20 2021.

"Sudah semua. Persebaya milih di Sidoarjo dan Barito di Yogyakarta. Stadion Persebaya yang biasanya kan digunakan untuk Piala Dunia," kata Sudjarno.

Baca Juga :


Persebaya memilih Gelora Delta Sidoarjo sebagai homebase, sementara Barito Putera menggunakan Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Yang menarik, Persebaya akan berbagi kandang dengan Madura United.

Tim berjulukan Laskar Sape Kerrab tersebut memilih berkandang di Stadion Gelora Delta Sidoarjo karena dua markas mereka di Bangkalan dan Pamekasan menjadi stadion penunjang GBT untuk Piala Dunia U-20.

Baca Juga :


"Termasuk Madura United juga kan stadionnya untuk Piala Dunia. Mereka juga pindah ke Sidoarjo," ujar Sudjarno.

"Dengan persiapan Piala Dunia, beberapa venue kan dipakai jadinya berdampak seperti itu. Sehingga mereka (Madura United) tak bisa menggunakan di sana," ucapnya.

halaman 2 dari 3

Setelah adanya keputusan dari Persebaya dan Barito Putera, PT LIB kini fokus menyiapkan Medical Workshop untuk peserta Liga 1 dan Liga 2.

Hal ini merupakan upaya PT LIB untuk menyatukan visi tentang protokol kesehatan dalam berkompetisi selama masa pandemi Covid-19.

Baca Juga :


"Sekarang tinggal medical workshop yang paling penting. Kami sudah menyusun buku panduan di regulasi Liga 1, itu ada protokol kesehatan yang rinciannya ada di buku panduan dan buku panduan itu yang akan kami lemparkan di kegiatan itu," kata Sudjarno.

"Pesertanya nanti adalah dokter-dokter atau tim medis dari seluruh tim Liga 1 dan Liga 2 di venue. Dan kemudian ada beberapa juga dari dinas kesehatan daerah yang kami juga undang pada tanggal 14, 15, dan 16 (September)," ucapnya menjelaskan.

halaman 3 dari 3






Video Trending



Berita Terkait


1610411401910

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?