Hendra Setiawan Buka Suara Soal Mundurnya Indonesia dari Piala Thomas


  •    Kukuh Wahyudi
  •    13/09/20 - 12:30
  •    692

Hendra Setiawan (kanan) bersama Mohammad Ahsan. (Badminton Indonesia)
Hendra Setiawan (kanan) bersama Mohammad Ahsan. (Dok. Badminton Indonesia)

Indonesia menjadi negara kelima yang mengundurkan diri dari gelaran Piala Thomas edisi ke-31 dan Piala Uber edisi ke-28 2020. Sebelumnya, Australia, Taiwan, Thailand, dan Korea Selatan sudah lebih dulu menyatakan absen.

Hendra Setiawan, pemain senior di tim Thomas, buka suara soal keputusan PBSI yang memilih tak ikut serta di edisi kali ini. Menurutnya ada beberapa faktor yang menjadi bahan pertimbangan.

Salah satu yang utama adalah risiko kehilangan pemain saat tiba di Denmark, tuan rumah Thomas dan Uber tahun ini.

"Risikonya banyak kalau berangkat. Seandainya sampai sana kami swab test dan ada yang hasilnya positif (virue Corona) berarti harus karantina 14 hari. Percuma berangkat ke sana," kata Hendra dalam channel youtubenya, Hendra Setiawan.

Baca Juga :


"Terus jika sampai sana ada anggota tim yang positif, maka bakal pincang kekuatannya," tuturnya melanjutkan.

Sementara itu, Hendra pun mengungkapkan respon para pemain soal mundurnya Indonesia. Baginya, hal itu sejalan dengan sikap para pemain.

Pasalnya, Hendra menilai tekad rekan-rekannya di tim dalam kondisi yang tidak ideal. Mereka ada perasaan takut akan risiko paparan Corona.

"Semula dari PBSI nanya ke pemain siap atau tidak? Kalau dari pemain setengah-setengah. Ada takut tapi mau main. Jika sudah setengah-setengah begitu kan percuma. Kalau hati dan pikiran tak 100 persen jadi pada saat main tidak 100 persen juga. Intinya kesehatan nomer satu," ucap Hendra lagi. halaman 2 dari 2
Terakhir diubah:  13/09/20 - 14:11






Video Trending



Berita Terkait


1600955401563

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?