Tak Terima Dituduh Rasis, Bek Marseille Serang Balik Neymar


  •    Rissalah Maulana
  •    14/09/20 - 11:00
  •    1.133

alvaro gonzales
foto: istimewa

Ribut-ribut di laga Paris Saint-Germain kontra Olympique Marseille berbuntut panjang bagi beberapa pemain.

PSG takluk dengan skor tipis 1-0 atas Marseille dalam partai bertajuk 'Le Classique' Pada Senin (14/9) dinihari. Gol Florian Thauvin menjadi satu-satunya yang tercipta di laga ini.

Di menit akhir terjadi keributan yang menghasilkan lima kartu merah kala Leandro Paredes memulai keributan dengan menghantam Benedetto dari belakang setelah dilanggar keras.

Baca Juga :


Pertikaian ini meluas hingga wasit akhirnya memberi kartu merah kepada tiga pemain PSG yaitu Layvin Kurzawa, Leandro Paredes dan Neymar. Nama terakhir dikartu merah karena terlihat memukul kepala Alvaro Gonzalez.

Dalam rekaman video yang beredar, kepala belakang Alvaro terlihat 'dikeplak' oleh Neymar yang tampaknya sudah kesal dengan bek asal Spanyol tersebut.



Bukan tanpa alasan, sebab Neymar menuduh lawannya tersebut menghina dan berlaku rasis kepadanya. Bahkan beberapa kali perkataan rasis ini dilaporkan Neymar ke wasit. Sayang wasit tak merespon hal tersebut.

Usai laga Neymar mencuit dua perasaan kekesalannya atas perlakuan rasis yang dianggapnya dilakukan oleh Alvaro Gonzalez.
halaman 2 dari 4


"Satu-satunya penyesalan yang saya miliki adalah karena tidak menghadapi bajingan ini," kira-kira begitu cuit Neymar yang diterjemahkan dari bahasa Portugis.

Pemain berusia 28 tahun tersebut juga melanjutkan ngetwit dengan memprotes keputusan wasit yang hanya menghukumnya.



"VAR melihat "agresi" saya mudah ... sekarang saya ingin melihat gambar rasis yang memanggil saya" MONO HIJO DE PUTA "(anak monyet ab *** *) ... yang ingin saya lihat!

"Hei, ada apa? Kamu menghukumku .. aku diusir ... Bagaimana dengan mereka? Hei, ada apa?"

Atas hal ini, Alvaro, bek 30 ahun yang baru satu musim memperkuat Marseille membela diri dengan buka suara atas tuduhan yang mengarah kepadanya tersebut.

Baca Juga :
halaman 3 dari 4
Bahkan Alvaro menyindir Neymar untuk menerima kekalahan di laga tersebut.



"Tidak ada tempat untuk rasisme. Karier yang bersih dan dengan banyak rekan setim dan teman setiap hari. Terkadang Anda harus belajar bagaimana kalah dan menerimanya di lapangan. Tiga poin yang luar biasa hari ini, Allez l'OM terima kasih keluarga, "tweet Gonzalez setelah pertandingan dengan mengunggah foto bersama rekan satu timnya di Marseille.

Baca Juga :


Manajer Marseille, Andre Villas-Boas juga membela pemainnya dari segala tuduhan tersebut.

"Saya tidak tahu. Saya harap tidak, tidak ada tempat untuk rasisme dalam sepak bola," kata Villas-Boas dalam wawancara dengan Telefoot. Lebih lanjut dia mempertanyakan wasit yang tak mengkartumerah Angel Di Maria karena meludahi Alvaro.

"Ini adalah kesalahan serius jika itu terjadi, tetapi menurut saya tidak. Sebelumnya, kami memiliki situasi dengan ludah dari Di Maria. Ini adalah hal-hal yang harus dihindari dalam dunia sepakbola. Saya harap ini tidak akan dinodai hal tersebut dalam laga bersejarah ini." halaman 4 dari 4


Level Up Eps 1 with Renan Silva and Jaino Matos







Video Trending



Berita Terkait


1610846415531

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?