Dua Alasan Kenapa Liga 2 Layak Diisi 100 Persen Pelatih Lokal


  •    Kukuh Wahyudi
  •    17/09/20 - 19:00
  •    475

Seto Nurdiantoro, ilustrasi pelatih lokal di Liga 2.
Seto Nurdiantoro, ilustrasi pelatih lokal di Liga 2. (pss-sleman.co.id)

Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) memberikan usulan kepada PSSI soal kelangsungan Liga 2 di musim depan. Mereka berpendapat sudah saatnya pelatih di kasta kedua diwajibkan harus sosok lokal.

Ketua APSSI, Yeyen Tumena, mengatakan bahwa memberlakukan kebijakan pelatih lokal di Liga 2 sebenarnya sejalan dengan peraturan sejak dua musim sebelumnya, yaitu tanpa pemain asing.

"PSSI sudah melakuakan dengan mewajibkan pemain lokal selama dua tahun terakhir pemain Liga 2 tidak ada pemain asing, kenapa pelatihnya tidak?" ucap Yeyen.

Baca Juga :


Eks Direktur Teknik Bhayangkara FC dan asisten pelatih timnas era Simon McMenemy itu pun mengatakan ada dua hal yang bisa menjadi bahan pertimbangan.

Pertama, menjadikan Liga 2 sebagai wadah persiapan pelatih-pelatih dalam negeri. "Untuk mengantarkan pelatih lokal bersaing dalam Liga 1, di mana mereka berlatih dulu di Liga 2," katanya.

Kedua, rekam jejak mentereng pelatih lokal. Di musim 2018 dan 2019, dua pelatih nasional memang mengantarkan timnya juara, Seto Nurdiayantoro (PSS) dan Budardjo Thalib (Persik). "Kemudian hampir seluruh tim yang meraih juara Liga 2 itu dilatih pelatih lokal. Jadi sudah jelas kualias pelatih lokal," tutur teten lagi. halaman 2 dari 2
Terakhir diubah:  18/09/20 - 07:15






Video Trending



Berita Terkait


1600817402290

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?