Bos Persib Pertanyatakan Keputusan PSSI Soal Perubahan Periode Transfer


  •    Robert
  •    24/09/20 - 11:30
  •    651

Teddy Tjahjono dan Rene Robert Alberts - Persib Bandung (Kompas)
Teddy Tjahjono dan Rene Robert Alberts - Persib Bandung (Kompas)

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono mempertanyakan keputusan PSSI mengenai dibukanya kembali jendela transfer Liga 1.

Padahal mayoritas klub Liga 1 tidak setuju dengan kembali dibukanya bursa transfer 21 September 2020 sampai 18 Oktober 2020.

Baca Juga :


Teddy berpegang pada hasil voting perwakilan kontestan Liga 1 di Bandung beberapa waktu yang lalu. Dimana sebanyak 8 klub menolak dibukanya jendela transfer lebih awal, lalu 7 klub menyetujui dan sisanya abstain.

"Ini berarti bahwa mayoritas klub menolak regulasi pendaftaran pemain asing di dalam meeting tersebut, dan PT LIB akan membawa hasil voting ini ke PSSI. Jadi PSSI seharusnya mendengar masukan dari mayoritas klub berdasarkan hasil voting," ujar Teddy ketika dihubungi awak media, Rabu (23/9/2020).

PSSI sendiri sudah mendapat restu dari badan tertinggi sepak bola dunia, FIFA untuk kembali membuka bursa transfer. halaman 2 dari 3
Melalui surat PSSI bernomor 1916/UDN/601/IX-2020 bertandatangan Sekretaris Jendral (Sekjen) Yunus Nusi, FIFA memperbolehkan untuk membuka bursa transfer dengan catatan, tidak tercantum dalam TMS FIFA karena permasalahan teknis.

FIFA beralasan, karena akan melebihi jumlah periode pendaftaran sesuai regulasi status dan transfer pemain.

Baca Juga :


Teddy berharap, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi dan PSSI bisa mendengarkan keinginan mayoritas klub soal transfer pemain

"Kami tunggu respons dari LIB secara resmi atas hasil manager's meeting kemarin. Saya berharap PSSI dan PT LIB mendengar mayoritas suara klub," ucapnya. halaman 3 dari 3






Video Trending



Berita Terkait


1603017001999

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?