Robert Alberts Tuduh Ada 3 Tim yang 'Mengatur' Bursa Transfer Liga 1 2020


  •    Rizqi Ariandi
  •    24/09/20 - 18:10
  •    4.507

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts saat memimpin sesi latihan tim asuhannya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA)
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts saat memimpin sesi latihan tim asuhannya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (Sumber foto:ligaindonesia-id)

Pelatih Persib, Robert Alberts melontarkan pernyataan yang cukup kontroversial. Ia menuduh ada tiga klub Liga 1 2020 yang diuntungkan dengan dibukanya jendela transfer periode dua.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru memutuskan untuk mengubah waktu bursa transfer periode kedua dari 21 Juli-19 Agustus 2020 menjadi 21 September-18 Oktober 2020.

Keputusan itu diambil karena kompetisi Liga 1 2020 sempat dihentikan selama 7 bulan sejak pertengahan Maret 2020 akibat pandemi Covid-19.

PSSI dan PT LIB mengubah periode kedua bursa transfer ini demi memberikan kesempatan kepada klub-klub yang kehilangan pemain asingnya akibat gagal dalam renegosiasi kontrak.

Baca Juga :


Atas dasar itu, Robert menilai keputusan federasi dan operator kompetisi menguntungkan tim-tim tertentu.

Meski tidak spesifik menyebutkan klub mana yang dimaksud, namun tuduhan itu mengarah ke Persija Jakarta, Arema FC, dan Madura United.

Ketiga klub tersebut sempat kedatangan para pemain asal Brasil, seperti apa yang dituduhkan Robert.

Persija kedatangan Maike Henrique dan Thiago Apolinario, lalu Arema FC sempat men-trial Henrique Bartoli Jardim dan Hugo Gilherme Correa Grillo, serta Madura United yang mendatangkan Robert Junior Rodrigues Santos.

Baca Juga :


"Ini tentu menjadi skandal berikutnya. Skandal yang terang-terangan. Semuanya tidak logis, sekali lagi. Dari informasi yang saya dapat, ada tiga klub yang mencoba mengorganisir ‘transfer window Eropa’ dan tiga tim ini adalah tim yang mendapat pemain Brasil yang mana semua sudah tahu tentang mereka,” kata Robert.

Robert mengatakan wacana mengenai perubahan bursa transfer kedua ini memang dibahas dalam Managers Meeting tim Liga 1 2020 di Bandung, Senin (21/9/2020).

Namun dalam pertemuan tersebut, mayoritas klub menolak rencana PSSI dan PT LIB.

Baca Juga :


"Jadi tak ada transparansi, dan tak ada yang tahu apa yang sedang terjadi. Ketika melakukan voting pada pertemuan di Bandung Senin lalu, ada 8 klub dari 18 tidak setuju (adanya penambahan pemain asing). Tujuh tim memilih setuju, dan tiga tim netral," kata Robert.

"Di situasi logis dalam voting, saat suara terbanyak memenangkan voting, maka seharusnya tak ada transfer window (sebelum restart Liga 1 2020),” tutur pelatih asal Belanda tersebut menambahkan.

halaman 2 dari 2






Video Trending



Berita Terkait


1603719002389

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?