Tidak Ada Kata Krisis Finansial, Klub Eropa Sudah Belanja Pemain Hingga Rp 48 Triliun!


  •    Robert
  •    01/10/20 - 10:00
  •    395

Timo Werner dan Hakim Zieych dua pemain baru Chelsea (Talksport)
Timo Werner dan Hakim Zieych dua pemain baru Chelsea (Talksport)

Pandemi virus corona telah berdampak krisis terhadap beberapa sektor, termasuk sepak bola karena tidak adanya suporter yang datang ke stadion. Beberapa klub nampak mengalami krisis keuangan dan berhemat dalam belanja pemain. 

Banyak klub yang lebih mengutamakan peminjaman pemain atau barter, ketimbang membeli secara permanen.

Namun kalimat 'kriris ekonomi' bisa terbantahkan ketika kita melihat pengeluaran yang dilakukan oleh klub dari lima liga top Eropa. Dimana mereka sudah menggelontorkan dana mencapai 2.5 miliar poundsterling (Rp 4.8 triliun) untuk belanja pemain musim panas ini!

Baca Juga :


Tiga tim yaitu Chelsea, Manchester City dan Inter mengeluarkan dana lebih dari 100 juta euro. Bahkan The Blues sudah menggelontorkan 247.2 juta euro!

Chelsea menjadi tim paling aktif di Liga Premier Inggris, pemain sepeti Timo Werner, Kai Havertz, Hakim Ziyech, Ben Chilwell hingga Edouard Mendy sukses mereka datangkan.

Dalam daftar yang dirilis oleh situs Transfermarkt, delapan klub Inggris berada dalam daftar 20 besar. Manchester United masih belum berbicara banyak di bursa transfer, dimana mereka berada di posisi ke-25 dan baru mengeluarkan dana 39 juta euro saja. halaman 2 dari 3
Bahkan United kalah dari tim promosi Liga Premier, Leeds United (88.2 juta euro) dan Aston Villa (82 juta euro) di bursa transfer.

Namun nampak sangat tidak mungkin pengeluaran transfer di seluruh Eropa akan melebihi rekor musim lalu yang mencapai £ 5 miliar, sekitar £ 1,4 miliar di antaranya berasal dari Liga Premier, menurut Deloitte - tetapi lebih banyak uang pasti akan diinvestasikan.

Baca Juga :


United, misalnya, tetap tertarik pada Jadon Sancho tetapi mereka harus membayar £ 109,6 juta pada Borussia Dortmund.

Apakah kesepakatan itu berhasil atau tidak, jelas dari segi pengeluaran yang telah terjadi bahwa Liga Premier, yang didukung oleh pendapatan komersial dan hak siaran yang besar, menganggap dirinya kebal terhadap dampak finansial dari pandemi COVID-19.

halaman 3 dari 3






Video Trending



Berita Terkait


1603873202159

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?