Persita Tangerang Kena Imbas Penundaan Liga 1, Sponsor Mengeluh


  •    Robert
  •    01/10/20 - 16:30
  •    354

Persita Tangerang (Persita Tangerang)
Persita Tangerang (Persita Tangerang)

Liga 1 musim 2020 yang dijadwalkan dimulai bulan Oktober ini kembali tertunda, usai tak mendapat izin keamanan dari pihak Kepolisian Indonesia.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru sebagai operator komeptisi berharap Liga 1 bisa kembali dilanjutkan bulan November mendatang.

Klub-klub yang sudah berlatih dan mempersiapkan diri pun terkena imbasnya, salah satunya Persita Tangerang.

Baca Juga :


Tak hanya kerugian materi, Persita menilai mental para pemain bisa terganggu dengan penundaan kembali Liga 1 yang sejak bulan Maret lalu ditangguhkan.

"Kalau kerugian, pasti semua klub sama. Dari segi operasional, dari teknis, program latihan. Di mana kami sudah berlatih mempersiapkan tim dengan baik. Penundaan ini pastinya merubah program latihan," kata Manajer Persita Tangerang, I Nyoman Suyanthara dikutip dari laman Viva.

"Ya, sponsor mengeluh, kerugian bagi tim. Melihat perkembangan kompetisi ini, akhirnya sponsor ikut menunda juga memenuhi perjanjian. Sponsor kan sebagai stakeholder juga, pasti melihat kompetisi ini mulai kapan baru mencairkan dana," ucapnya. halaman 2 dari 3
Meski kecewa, Nyoman tetap menghormati keputusan PSSI dan berharap Liga 1 bisa berjalan tepat waktu pada bulan November esok. Persita pun terbuka untuk berdiskusi dengan PSSI dan PT LIB untuk menentukan masa depan kompetisi.

Baca Juga :


"Kami menghormati keputusan PSSI yang mengikuti Polri untuk menunda Liga karena pandemi. Kami Liga 1 ditunda, karena trennya belum positif," ujar Nyoman.

"Kita tidak bisa memprediksi ini satu bulan lagi, kita menyerahkan kepada PSSI dan LIB, untuk bisa menentukan nasib kompetisi. Tentu kami sebagai anggota PSSI dan teman-teman klub lainnya berharap bisa diskusi, apa yang bisa dilakukan LIB. Klub berharap mungkin LIB bisa menampung aspirasi kami," jelasnya. halaman 3 dari 3






Video Trending



Berita Terkait


1606557602948

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?