Shin Tae-yong Akui Belum Bisa Memaksimalkan Lemparan Jarak Jauh Arhan


  •    Kukuh Wahyudi
  •    09/10/20 - 10:10
  •    3.751

Pratama Arhan tampil gemilang bersama timnas U-19.
Pratama Arhan tampil gemilang bersama timnas U-19. (PSSI)

Salah satu kemampuan individu pemain yang paling menonjol di timnas U-19 adalah lemparan Pratama Arhan. Bek kiri asal PSIS itu memiliki kemampuan lemparan jarak jauh layaknya sebuah sepak pojok.

Bahkan hasil lemparannya tercatat berbuah dua gol. Momen pertama berstatus assist. Lemparan jarak jauhnya sukses dikonversi menjadi gol oleh Saddam Emiruddin Gaffar pada laga vs Qatar (20/9/2020).

Momen kedua hadir di laga vs NK Dugopolje U-19 (8/10/2020). Hasil lemparannya menjadi awal terciptanya gol.

Sundulan Irfan jauhari yang menyambut lemparan Arhan memang membentur mistar gawang. Tapi, bola liar yang tercipta usai membentur mistar langsung disambar oleh Witan dengan kepalanya dan menjadi gol.

Baca Juga :


Namun, ternyata pelatih Shin Tae-yong mengakui bahwa hal itu bukan berkat strateginya. Ia justru merasa belum bisa memaksimalkan kelebihan Arhan tersebut.

"Kalau sering menemui lemparan kedalam jauh itu murni dari improvisasi Arhan. Lemparannya sangat jauh dan seharusnya bisa jadi kelebihan kami," ujar Shin seperti dilansir dari PSSI TV.

"Namun (lemparan jauh kedalam) ini tidak bisa kami maksimalkan, karena kami tidak punya striker atau stoper yang postur tubuhnya tinggi," kata pelatih asal Korea Selatan itu lagi.

Mengacu pada ucapan Shin itu, berarti para pemain-pemain berpostur tinggi di timnas U-19 masih dinlai biasa-bisa saja. Deretan dari pemain berpostur tinggi adalah Rizky Ridho, Saddam Emiruddin Gaffar, Braif Fatari, atau pun Komang Tris. halaman 2 dari 2





Video Trending



Berita Terkait


1619661602642

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?