Pemain Senior Borneo FC Protes ke Kepolisian Kenapa Liga 1 Tak Dapat Izin


  •    Kukuh Wahyudi
  •    15/10/20 - 11:30
  •    1.255

Sultan Samma, pemain senior Borneo FC.
Sultan Samma, pemain senior Borneo FC. (Borneofc.id)

Pemain senior Borneo FC, Sultan Samma (34), senang akhirnya PSSI membuat keputusan untuk melanjutkan Liga 1 2020. Tapi, ia masih gregetan karana musim 2020 tak bisa secepatnya digulirkan.

Pasalnya, pihak kepolisian belum bersedia menerbitkan izin keramaian sebagai syarat pertandingan dapat digelar. Padahal menurut Sultan, kompetisi seharusnya bisa dilanjutkan karena dapat membantu pembentukan timnas.

"Alhamdulillah, PSSI dan klub setuju melanjutkan kompetisi, karena itu yang kami semua pemain harapkan," tuturnya di laman resmi Borneo FC.

"Nasib persepakbolaan Indonesia tergantung adanya Liga, nasib timnas juga tergantung Liga. Jika Liga tak jalan, maka timnas suatu negara tidak dapat diakui di dunia. Jadi sepatutnya dan seharusnya berjalan, karena di semua liga yang ada sudah melanjutkan kompetisi. Hanya negara Indonesia kita ini saja yang belum," katanya melanjutkan.

Baca Juga :
halaman 2 dari 3
Sultan pun berharap pihak kepolisian dapat mengkaji ulang apa yang telah diputuskan. Menurutnya, dengan protokolo kesehatan yang ketat, Liga 1 2020 tak ada alasan Liga 1 tidak bisa berjalan.

"Buat kepolisian, saya sangat menyesalkan hal tersebut. Kami ini olahraga yang diisi atlet profesional dan kita sudah menjalankan protokol yang benar," ucapnya.

"Swab dua minggu sekali demi kelanjutan liga dan pertandingan sudah jelas tanpa adanya penonton. Apa yang ditakutkan lagi?," ujarnya lagi.
Lebih jauh, Sultan menganggap kompetisi nasional tak hanya bermanfaat bagi klub, pemain, atau pun timnas.

"Saya berharap Liga segera mendapatkan izin dari kepolisian, karena ini menanggung nasib orang banyak di sekeliling dunia persepakbolaan indonesia," kata eks pemain Persiba Balikpapan itu.






Video Trending



Berita Terkait


1605686401442

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?