8 Pemain Muda Asia Tenggara Yang Saat Ini Berkarir di Eropa


  •    Robert
  •    20/10/20 - 19:00
  •    22.893

Ilustrasi 8 pemain muda ASEAN di Liga Eropa (Bolalob)
Ilustrasi 8 pemain muda ASEAN di Liga Eropa (Bolalob)

Bagi seorang pemain sepak bola Asia khususnya Asia Tenggara, bermain di Liga Eropa tentu menjadi cita-cita terbesar mereka.

Namun butuh usaha keras dan juga bakat spesial untuk bisa mewujudkan itu. Apalagi dengan adanya regulasi atau izin kerja yang menyulitkan bagi pemain dari negara ketiga seperti berasal dari Asia Tenggara, yang rata-rata berada dibawah rangking 100 dunia.

Belum lagi masalah adaptasi dan klutur budaya yang berbeda dan itu sering kali menyulitkan mereka untuk mengeluarkan kemampuan terbaik di lapangan. Berikut 8 pemain muda asal Asia Tenggara yang saat ini berkarir di liga Eropa:

1. Safawi Rasid - Portimonense



Bintang andalan Timnas Malaysia ini sukses meraih gelar juara Liga Super Malaysia bersama Johor Darul Takzim sebelum pergi ke Portugal untuk bergabung dengan Portimonense dengan status pinjaman hingga akhir musim.

Pemain berusia 23 tahun ini adalah seorang winger murni, lebih sering bermain di sisi kanan walau memiliki kaki kiri terkuat. Kecepatan dan tendangan keras menjadi andalannya dalam bermain.

Rahmad Darmawan merupakan pelatih pertama Safawi saat memulai kariernya di level senior pada 2015. Oleh Rahmad, Safawi yang saat itu berusia 16 tahun diberi kesempatan naik kelas dari tim junior ke tim senior T-Team, sebelum pergi ke JDT pada tahun 2017.

Bersama JDT ia sukses meraih empat kali gelar JDT dan menjadi andalan Malaysia sejak level junior hingga senior.

2. Egy Maulana Vikri - Lechia Gdansk



Egy adalah jebolan PPLP asal Sumatera Utara dan SKO Ragunan. Ia mulai menjadi andalan Timnas U-16 dan U-19 yang membuat Lechia Gdansk tertarik mendatangkannya.

Pada tahun 2018 ia dikontrak klub asal Polandia itu selama tiga tahun pada usia 18. Dalam dua musim awalnya Egy lebih sering bermain di tim Lechia II dan baru pada musim ketiganya ini lebih sering dipercaya tampil di tim utama.

Pemain berusia 20 tahun ini adalah seorang gelandang serang yang bermain di posisi kanan dan kiri. Kaki terkuatnya adalah kiri dan tentu sebagai seorang winger ia mengandalkan kecepatan. halaman 2 dari 4
3. Luqman Hakim - KV Kortrijk



Bulan Agustus lalu Luqman resmi diperkenalkan oleh klub Belgia, KV Kotrijk. Nama Luqman mulai dikenal publik sepak bola Asia saat menjadi top skor Piala Asia U-16 2018.

Luqman juga sukses membawa timnas Malaysia U-19 menjadi runner-up Piala AFF U-19 2019 di Vietnam. Dimana ia mencetak empat gol dari lima pertandingan.

Saat ini Luqman diproyeksikan masuk dalam skuad timnas Malaysia U-19 untuk Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan yang ditunda hingga tahun depan. Dirinya adalah seorang striker dan masih berusia 18 tahun pada saat ini.

4. Witan Sulaeman - FK Radnik



Sama seperti Egy, Witan adalah jebolan dari SKO Ragunan dan sempat mencicipi sepakbola Indonesia bersama PSIM Yogyakarta pada tahun 2019 lalu di Liga 2, sembari menunggu tawaran dari klub Eropa.

Witan yang saat ini berusia 18 tahun mencicipi banyak ajang internasional bersama Timnas U-16 dan Juga U-19. Bersama Timnas U-23 dirinya sukses meraih gelar juara Piala AFF U-22 tahun lalu dan juga medali perak di ajang SEA Games Manila.

Pada bulan Februari 2019 lalu ia mendapat kontrak tiga setengah tahun dari klub Serbia, Radnik Surdulica. Ia memainkan debutnya pada bulan Juni lalu dalam liga super Serbia.

Sama juga seperti Egy, Witan adalah winger modern yang lebih banyak menusuk ke kotak penalti. Ia kini menjadi andalan Timnas U-19 untuk ajang Piala Asia U-19 2020 dan juga Piala Dunia U-20 2021 mendatang.

5. Ikhsan Fandi - Jerv



Striker berusia 21 tahun ini menjalani musim keduanya di Liga Norwegia, setelah pada musim lalu membela Raufoss IL kali ini ia bermain untuk FK Jerv di divisi kedua negara Skandinavia itu.

Putra dari legenda sepak bola Singapura, Fandi Ahmad ini memulai karir profesionalnya di Home United dan Young Lions. Ia memiliki kontrak hingga tahun 2020 di FK Jerv.

Sejak tahun 2017 lalu ia sudah menjadi skuat senior timnas Singapura. Memiliki 18 caps dan mencetak 8 gol. halaman 3 dari 4
6. Faiq Bolkiah - Maritimo



Salah satu anggota keluarga Raja Brunei ini menjalani pendidikan di Inggris sembari bergabung dengan akademi seperti Southampton, Arsenal, Chelsea dan juga Leicester City.

Ia belum mendapatkan kesempatan bermain di tim utama Leicester selama empat tahun karirnya di The Foxes.

Faiq, 22 tahun, adalah pemain tengah yang juga bisa beroperasi di sisi sayap. Menjadi andalan timnas Brunei senior sejak tahun 2016 lalu.

Pada bulan September lalu Faiq bergabung dengan klub Portugal, Marítimo setelah dilepas dengan status bebas transfer.

7. Ben Davis - Fulham



Lahir di Phuket, Thailand, namun Ben sempat membela Singapura di U-16 dan U-19, sebelum beralih ke Thailand. Ayahnya berkewarganegaraan Inggris sedangkan sang ibu warga negara Thailand.

Gelandang tengah ini bermain untuk Fulham sejak tahun 2017 lalu dan mendapat beasiswa dua tahun di akademi, tampil 10 kali dalam U-18 South League bahkan mencatat rekor akurasi umpan sebanyak 90 persen.

Setahun kemudian Ben ditawari kontrak profesional oleh The Cottagers dan kini pemain bertinggi 172 sentimeter tersebut tengah bermain bersama tim U-23 Fulham di Premier League 2.

Pada Agustus 2019 lalu Davis bahkan berkesempatan mencatatkan menit pertamanya untuk tim senior Fulham kala anak asuh Scott Parker menjamu Southampton di babak kedua Piala Liga Inggris atau Piala Carabao. Ben masuk di injury time menggantikan Luca de la Torre.

8. Elkan Baggott - Ipswich Town



Bek Indonesia keturunan Inggris ini menjadi andalan Timnas U-19 dibawah asuhan Shin Tae Yong. Ayahnya adalah orang Inggris dan ibunya berasal dari Indonesia, namun ternyata ia lahir di Bangkok, Thailand.

Di Inggris, Elkan (18 tahun) bergabung dengan Witham Town terlebih dahulu sebelum akhirnya mendapat beasiswa dari Ipswich Town sejak 3,5 tahun lalu.

Di awal bulan lalu Elkan mencatatkan debut untuk skuat senior Ipswich Town saat meraih kemenangan di laga kedua EFL Cup Trophy musim 2020-21 setelah mengalahkan Gillingham, Rabu (7/10) dinihari WIB. halaman 4 dari 4
Terakhir diubah:  21/10/20 - 10:16






Video Trending



Berita Terkait


1606021201898

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?