Dua Pemain Keturunan Jerman Komentari Taktik dan Strategi Shin Tae-yong di Timnas U-19


  •    Kukuh Wahyudi
  •    21/10/20 - 21:00
  •    8.515

Kelana Mahesa, penampilannya dipuji Shin Tae-yong.
Kelana Mahesa, penampilannya dipuji Shin Tae-yong. (PSSI)

Dua pemain keturunan Jerman, Kelana Mahesa dan Luah Mahesa, langsung diberi kesempatan main oleh Shin Tae-yong saat timnas U-19 bersua Hajduk Split di Stadion Sloga Mravince, Split, Selasa (20/10/2020).

Padahal, kakak-beradik itu baru bergabung dengan timnas U-19 pada H-2 dan sehari berikutnya sudah bergabung dengan latihan tim. Di pertandingan kontra Hajduk, Kelana tampil sebagai pemain starter dan bermain hingga awal babak kedua. Sementara Luah baru diturunkan di pertengahan babak kedua.

"Untuk dua pemain baru yakni Kelana Mahessa dan Luah Mahessa saya rasa mereka bermain cukup baik terutama Kelana," kata Shin Tae-yong di laman resmi PSSI.

Sementara itu, Kelana dan Luah mengaku masih sedikit kesulitan bermain perdana bersama timnas U-19. Pasalnya, taktik dan strategi Shin Tae-yong tak akrab dengan mereka.

Baca Juga :


"Saya melihat gaya bermain timnas cukup berbeda dibandingkan gaya bermain kami di Jerman. Permainan cepat dengan bola-bola panjang," ucap Luah di PSSI TV.

"Di klub saya tempo permainan tidak terlalu cepat, tidak terlalu banyak umpan lambang. Di timnas, tempo permainan sangat cepat banyak umpan lambang ke pemain sayap. Sayap melakukan gerakan cut inside, seperti itulah kurang lebih," tuturnya melanjutkan.

Bagi Kelana, kondisi seperti itu sebenarnya wajar terjadi karena mereka baru dua hari bergabung dengan timnas.

"Saya rasa normal jika kamui kesulitan beradaptasi dengan cara bermain tim. Karena kami hanya punya waktu dua hari bersama timnas, Namun saya yakin ke depannya kami lebih bisa beradaotasi dengan tim," ujarnya. halaman 2 dari 2






Video Trending



Berita Terkait


1606046401488

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?