Bukti Kalau Shin Tae-yong Ketergantungan dengan Pemain-Pemain Sayap Timnas U-19


  •    Kukuh Wahyudi
  •    27/10/20 - 11:00
  •    10.689

Pratama Arhan dan Witan Sulaeman, produktif dan koleksi assist.
Pratama Arhan dan Witan Sulaeman, produktif dan koleksi assist. (PSSI)

Sebanyak 11 laga uji coba telah dilalui timnas U-19 dalam pemusatan latihan (TC) di Kroasia pada 30 Agustus-26 Oktoiber 2020. Dari rentetan pertandingan tersebut, mulai jelas apa yang diinginkan pelatih Shin Tae-yong.

Mengacu pada statistik gol-gol mereka, dapat ditarik kesimpulan bahwa Shin mengandalkan pemain-pemain sayap timnas U-19 untuk menjadi pondasi dalam membongkar pertahanan lawan.

Bukti pertama berasal dari produktivitas pemain di sisi sayap timnas, gelandang atau pun bek. Witan Sulaeman yang berperan sebagai sayap kanan bersama Jack Brown (striker) menjadi pemain tersubur dengan tiga gol.

Selain itu, Bagas Kaffa (2) di posisi bek sayap kanan, Prataman Arhan (1) di bek sayap kiri, dan Supriadi (1) sebagai sayap kiri juga membukukan gol. Dari deretan nama-nama itu, berarti di segala pos sayap telah menyumbangkan gol.

Baca Juga :


Bukti kedua dilihat dari banyaknya assist yang tercipta dari Bagas, Witan, Arhan, dan Imam Zakiri. Bagas menjadi raja assist dengan tiga gol sedangkan Witan, dan Arhan dua kali assist. Sementara Zakiri yang berposisi sebagai sayap kiri pun memberikan satu angka.

Catatan tersebut membuktikan ada gap antara pemain non-sayap dan pemain sayap. Total koleksi assist dari pemain tengah adalah dua dari Braif Fatari dan sekali milik Beckham Putra.

Artinya, distribusi bola dari sisi lapangan ternyata lebih efektif untuk mencetak gol dibandingkan alur bola dari tengah lapangan. halaman 2 dari 2






Video Trending



Berita Terkait


1610440312967

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?