Selain Ozil, 7 Pemain Ini Juga Pernah Terpinggirkan dari Tim Utama


  •    Robert
  •    27/10/20 - 21:10
  •    2.612

Ilustrasi pemain yang terpinggirkan dari tim utama (bolalob)
Ilustrasi pemain yang terpinggirkan dari tim utama (bolalob)

Gelandang Arsenal, Mesut Ozil menjadi nama terbaru pemain yang dikeluarkan dari tim utama meski kontraknya masih berjalan.

Entah masalah apa yang menjadi dasar Arsenal mengeluarkannya dari tim utama, padahal rekan setimnya mengatakan bahwa Ozil tetap menunjukan kualitasnya dalam sesi latihan dan layak mendapat tempat di starting xi.

Keputusan Mikel Arteta untuk tak mendafatrkan Ozil menimbulkan beragam pertanyaan dari banyak pihak. Beberapa spekulasi mengenai alasan utama Arteta mencoret Ozil dari skuad Arsenal di musim ini mulai bertebaran.

Baca Juga :


Banyak kabar beredar bahwa keputusan Ozil dalam menyerukan dukungannya kepada muslim Uighur. Hal tersebut memang sempat membuat Arsenal rugi, lantaran kehilangan hak siarnya di China. Akan tetapi manajemen Arsenal menegaskan bahwa sikap politik Ozil tersebut bukan alasan Arteta mencoretnya.

Selain Ozil beberapa pemain bintang lainnya pernah dikucilkan dari tim utama karena berbagai masalah. Berikut daftarnya:

1. Arkadiusz Milik - Napoli



Milik gagal mendapat klub baru di bursa transfer musim panas ini. Napoli dan Milik saling menyalahkan soal kegagalan striker Polandia itu pergi dari Naples. Padahal banyak klub mengantri untuk mendapatkannya, mulai dari Everton, Juventus hingga Roma.

Ditengarai masalah utamanya adalah Milik menolak memperbaharui kontraknya di awal tahun dan Napoli pun kecewa.

“Napoli ingin memperpanjang kontrak saya selama lima tahun dan memberi saya dua opsi, memperpanjangnya atau pergi. Saya memutuskan ingin mencoba sesuatu yang lain. Kehidupan atlet itu indah, tetapi singkat. Sekarang saya 26 tahun, saya ingin berkembang, untuk menjadi pemain yang lebih baik,” kata Milik kepada SportoweFakty.

“Saya pikir ini adalah waktu yang tepat untuk mencoba tantangan baru. Tidak pernah ada permusuhan dari saya kepada Napoli. Saya ingin menyelesaikan semuanya secara profesional. Saya sangat menghormati klub, saya menghabiskan empat tahun yang indah di Napoli. Saya menghormati Napoli, para suporter. Itulah yang saya putuskan. Benar atau salah, tetapi itu keputusan saya,” tambahnya.

Milik pun tetap bertahan di Napoli musim ini, meski dirinya tak didaftarkan oleh manajemen klub berjuluk Partenopei itu sebagai pemain mereka di Liga Italia 2020-2021. Dimana Milik takkan memainkan satu laga pun hingga Januari tahun depan.

2. Emmanuel Adebayor - Tottenham



Striker asal Togo ini dikeluarkan dari daftar 25 pemain Tottenham untuk Liga Premier pada tahun 2015 silam. Mantan penyerang Arsenal, Manchester City, dan Real Madrid berusia 31 tahun itu diperkirakan akan meninggalkan klub sebelum batas waktu transfer, tetapi tidak dapat memastikan kepindahannya.

Keputusan itu membuat mantan pemain internasional Togo itu menghadapi prospek tidak ada sepak bola tim utama reguler selama sisa tahun ini.

Adebayor diperkirakan akan pindah melintasi London ke West Ham pada hari tenggat waktu, tetapi kesepakatan gagal setelah Spurs menolak untuk membayarnya di tahun terakhir kontraknya.

Pada akhirnya Tottenham melepas Adebayor dengan status bebas transfer di bulan September 2015 dan pada Januari 2016 ia bergabung dengan Crystal Palace. halaman 2 dari 4
3. Mario Balotelli - Manchester City



Striker Italia ini memang sarat dengan kontroversi, tak jarang tingkah perilakunya di luar lapangan menimbulkan masalah dalam karirnya.

Pada Desember 2012, Balotelli memutuskan untuk melawan keputusan Manchester City yang ingin memotong gajinya selama dua minggu karena rekor disiplinnya yang buruk pada musim sebelumnya dengan membawa klubnya ke pengadilan Liga Premier.

Balotelli absen 11 pertandingan di liga dan di Eropa musim lalu karena skorsing. Dengan sisa waktu kurang dari satu hari untuk memulai persidangan, Balotelli membatalkan tindakan pengadilannya dan menerima denda.

Musim lalu bersama Brescia, Balotelli beberapa kali datang terlambat dalam latihan dan dikenai pemotongan gaji. Saat ini ia belum memiliki klub setelah kontraknya tak diperpanjang bersama Brescia lantaran terdegradasi dari Serie A musim lalu.

4. Samir Nasri - Prancis



Ia tak dibawa oleh pelatih Didier Deschamps pada Piala Dunia 2014 silam, ia pun lantas pensiun dari karir internasionalnya. Padahal ia tampil apik musim itu bersama dengan Manchester City, dan banyak kalangan yang mendukungnya untuk masuk ke skuat Prancis.

Nasri mengatakan dia sempat mempertimbangkan untuk pensiun dari dunia internasional setelah Euro 2012, ketika dia menerima larangan tiga pertandingan karena melecehkan seorang jurnalis secara verbal.

“Saya hanya akan berusia 29 tahun pada 2016 untuk Kejuaraan Eropa, tetapi tim nasional Prancis tidak membuat saya bahagia. Setiap kali saya pergi ke sana, selalu ada lebih banyak masalah. Saya menghadapi tuduhan tentang saya dan keluarga saya yang menderita karenanya dan saya tidak ingin membuat mereka menderita, jadi lebih baik untuk menghentikannya dan fokus pada karir klub saya," ujarnya.

Musim lalu saat bermain untuk Anderlecht, Nasri hampir dipecat karena melanggar protokol kesehatan dengan bepergian ke Dubai.

5. Hatem Ben Arfa - Paris Saint Germain



Penampilan memukau Ben Arfa di Nice pada musim 2015-16 (18 gol dalam 37 pertandingan) membuat tawaran dari Paris Saint Germain datang padanya semusim kemudian.

Ia menjalani musim yang biasa saja di PSG di tahun pertamanya, namun di musim kedua ia sama sekali tak bermain untuk tim utama saat PSG dilatih oleh Unai Emery.

Laporan mengatakan bahwa tim pelatih tidak senang dengan kebugaran Ben Arfa dan kondisi fisik secara keseluruhan dan dia kemudian diturunkan ke bangku cadangan. Unai Emery menjelaskan bahwa dia tidak akan kembali ke starting XI sampai sikapnya membaik. halaman 3 dari 4
6. Sergio Romero - Manchester United



Selalu menjadi deputi David De Gea di Manchester United dalam beberapa musim terakhir. Ia dikenal sebagai kiper spesialis turnamen, dimana ia memenangkan trofi Liga Europa bersama United pad amusim 2016-17.

Namun pada musim 2020/21 kembalinya Dean Henderson dari masa pinjaman Sheffield United membuat posisi Romero hilang. Ia tak didaftarkan untuk ajang Liga Premier dan juga Liga Champions.

Kiper Argentina ini pun mengkalim United menggagalkan transfernya ke Everton di tenggat jendela transfer. Banyak kalangan menilai loyalitas Romero dalam beberapa musim terakhir tak sebanding dengan perlakuan klub padanya.

7. Yacine Benzia - Fenerbahce



Pemain internasional Aljazair ini terkejut, usai dirinya tak didafatrkan ke skuat Fenerbache pada paruh kedua musim di Liga Turki.

Benzia dipinjamkan selama satu musim dari klub Prancis, Lille. Sementara pemain berusia 24 tahun tidak ada dalam daftar Fenerbahce untuk liga, dia ada di skuad Liga Europa mereka.

Dia memainkan 13 pertandingan Super Lig di paruh pertama musim tetapi sekarang harus berjuang untuk mendapatkan peluang bermain jelang Piala Afrika.

Penampilan terakhirnya adalah saat klub menang 2-0 atas tim tamu Goztepe pada 1 Februari.

Menurut peraturan FIFA, dia tidak dapat kembali ke klub induk Lille di luar jendela transfer. Peraturan FIFA juga melarang pemain untuk bermain di lebih dari dua klub berbeda di musim yang sama.

Dengan Benzia bermain untuk Lille dan Fenerbahce sejauh musim ini, pilihannya untuk bermain tampaknya terbatas pada bergabung dengan klub yang musimnya dimulai dalam beberapa bulan mendatang seperti China atau MLS di AS.

Benzia bermain untuk Prancis di level junior, tampil di Piala Dunia U-17 2011 di Meksiko, sebelum beralih timnas ke Aljazair. halaman 4 dari 4
Terakhir diubah:  29/10/20 - 15:47






Video Trending



Berita Terkait


1610497802471

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?