Diujung Tanduk, Antonio Conte Tak Mau Disamakan dengan Jose Mourinho


  •    Dwi Anggoro
  •    16/11/20 - 06:00
  •    4.101

Antonio Conte
SkySports

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte mengungkapkan mengapa timnya tidak dapat dibandingkan dengan tim asuhan José Mourinho dan Helenio Herrera.

Pelatih Nerazzurri ini telah merilis wawancara dengan La Gazzetta dello Sport. Ia menyatakan keadaan saat ini membuat timnya tidak bisa disamakan dengan masa Mourinho dan Herrera yang telah membawa Inter juara.

“Target tercapai ketika lawan tidak hanya memiliki 11 pemain di depan mereka, tetapi mereka juga menghadapi budaya, identitas, sistem nilai, semangat, dan tujuan kolektif," ungkapnya tentang mentalitas tim juara.

“Gelar dan piala adalah konsekuensinya. Tanpa budaya kemenangan, Anda tidak akan pernah mencapai kesuksesan dan budaya kemenangan hanya dapat dicapai melalui kerja keras,” lanjutnya.

Baca Juga :
halaman 2 dari 3

Conte telah dibandingkan dengan para pemain hebat Inter seperti José Mourinho dan Helenio Herrera, dua pelatih paling unggul dalam sejarah klub. “Perbandingannya bagus. Dan saya merasakan tanggung jawab untuk mencapai hasil yang sama."

“Tapi jangan bingung dengan fase sejarah klub yang berbeda. Herrera dan Inter Mourinho adalah realitas yang terkonsolidasi. Tim dengan para pemain yang sudah memenangkan banyak hal," ujarnya.

“Orang yang berkepribadian, terbiasa dengan tekanan yang bertanggung jawab dan tidak pernah membuat kesalahan di saat-saat yang menentukan," tambahnya.

“Bahkan Inter saya memiliki nilai-nilai penting, saya hanya tidak ingin membingungkan dengan masa yang berbeda. Kami mulai lebih jauh ke belakang," tegasnya.

“Fans punya hak untuk bermimpi, tapi kami harus menyadari bahwa musim lalu adalah anomali dan kami melakukan sesuatu yang luar biasa berkat kesalahan orang lain. Kami menyelesaikan satu poin dibelakang Juventus karena setelah memenangkan gelar, mereka turun sedikit di pertandingan terakhir," ucapnya.

“Saya lebih bangga telah tiba di depan Napoli yang seharusnya menjadi penantang gelar. Saya ingat pertandingan kami kalah melawan Juventus sebelum penguncian (gelar juara). Mereka menunjukkan bahwa mereka masih memiliki rasa lapar yang utuh untuk sukses. Kami sedang bekerja untuk berada di level yang sama," pungkasnya. halaman 3 dari 3


Buka-bukaan Futsal Bersama Pemain Senior Andriansyah Agustin - #ASKPLAYER









Video Trending



Berita Terkait


1627707603017

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?