FIFA dan AFC Beri Kebebasan PSSI Lakukan Penyesuaian Bursa Transfer


  •    Rizka Perdana Putra
  •    17/11/20 - 11:10
  •    2.588

Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi
Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi (Rizqi Ariandi/Bolalob)

FIFA dan AFC kabarnya memberi kebebasan seluruh anggota federasi untuk melakukan penyesuaian bursa transfer. Hal itu akan dimanfaatkan PSSI untuk mempersiapkan lanjutan kompetisi Liga 1 2020 yang dimulai Februari tahun depan.

PSSI sebelumnya telah mengubah bursa transfer paruh musim dari tanggal 20 Juli-19 Agustus menjadi 21 September - 10 Oktober. Pemain yang direkrut dalam jangka waktu tersebut baru bisa dimainkan ketika putaran kedua dimulai bulan Desember 2020.

Namun, rencana tersebut batal karena kompetisi Liga 1 yang dimulai 1 Oktober harus ditunda lagi. Praktis, PSSI pun harus melakukan penyesuaian bursa transfer.

’’Tentu juga soal transfer antar pemain lokal ya [akan diatur], tidak hanya asing,’’ kata Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi dikutip dari Jawa Pos. ’’Selain itu, ada transfer dari Liga 1 ke Liga 2 ataupun sebaliknya."

Baca Juga :


Beruntung, menurut Yunus Nusi, FIFA dan AFC memberikan kebebasan kepada seluruh anggota federasi soal Transfer Matching System (TMS). Kebijakan itu diambil karena seluruh negara sedang dalam situasi pandemi.

’’Tapi tentu masih dalam koridor law of the game. Jadi, intinya, keputusan soal itu diserahkan kepada federasi masing-masing,’’ kata dia.

Rencananya, PSSI akan mengajukan TMS kepada FIFA setelah Pilkada serentak selesai pada pertengahan Desember mendatang. PSSI juga akan menjelaskan kondisi sepak bola di Indonesia kepada FIFA.

’’Nanti kami jelaskan juga kenapa kami akan melanjutkan kompetisi ini tanggal segini karena ini dan lain-lain. Sampai saat ini kami sudah melakukan korespondensi.”

halaman 2 dari 2






Video Trending



Berita Terkait


1611573001873

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?