Hadir di Laga Tarkam Rusuh, Bayu Gatra Himbau Suporter Jangan "Kampungan"


  •    Kukuh Wahyudi
  •    18/11/20 - 21:10
  •    2.384

Bayu Gatra, pemain PSM. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Bayu Gatra, pemain PSM. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Baru-baru ini laga tarkam di Jember yang berakhir rusuh mendapatkan banyak perhatian. Pemain PSM, Bayu Gatra, hadir di momen itu dan mengunggah potongan-potongan video kericuhan itu di channel Youtubenya, Bayu 23 Gatra dan akun isntgramnya, @bayu23gatra. dengan judul "Ini Sepak Bola Bukan Silat".

Lewat videonya itu, Bayu menceritakan awal mula kericuhan yang terjadi di laga Predator FC dan Bedagung FC di Lapangan Antigoro, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Di partai tersebut, Bayu menjadi bagian dari Predator.

Menurut Bayu, di tengah laga sebenarnya ia sudah meminta pertandingan dihentikan karena sudah tak ideal di tengah guyuran hujan deras. Namun, pihak lawan tak mau dan membuat tensi semakin keras dan berujung ketegangan antarpemain.

Tensi yang mulai negatif itu menular ke penontong yang akhirnya masuk lapangan dan memukuli pemain-pemain dari Predator.

"Penonton berlari menuju ke tengah lapangan, dan memukul beberapa pemain. Hal ini sangat disayangkan dalam pertandingan sepak bola, sangat merugikan dan dapat mengancam jiwa manusia," kata Bayu.

Baca Juga :


"Dalam sebuah pertandingan, kalah menang itu hal yang biasa. Yang penting tetap harus sportif dan saling menjaga sesama pemain pula. Semoga hal seperti ini tidak terjadi lagi. Jadilah penonton yang bijak, mendukung boleh, fanatisme berlebihan jangan," ucapnya.

“Ini yang saya tidak suka dari suporter Indonesia. Saya juga orang kampung, saya orang Indonesia. Tapi tolong suporter jangan kampungan," tutur Bayu.

“Buat kalian, suporter juga, mendukung boleh mendukung, fanatik boleh fanatik, tapi jangan bodoh. Jangan sampai memukul. Pesan saya hindari anarkis suporter, dan jangan mencontoh hal-hal yang buruk yang ada di video yang saya bagikan,” ucap eks winger timnas itu. halaman 2 dari 3





Video Trending



Berita Terkait


1618576201913

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?