Timnas Aljazair Masih Aktif Memegang Rekor Tak Terkalahkan di Panggung Internasional


  •    Robert
  •    22/11/20 - 09:00
  •    8.826

Aljazair (Middle East Eye)
Aljazair (Middle East Eye)

Aljazair terus memperpanjang penampilan apik mereka sejak menjuarai Piala Afrika 2019 lalu. Hingga saat ini negara yang terletak di Afrika utara ini tak terkalahkan dalam 22 pertandingan beruntun di panggung internasional.

Mereka berada di urutan ke-8 dalam rekor tak terkalahkan sebuah tim nasional, berjarak satu laga lagi dari Jerman Barat (1978-1981) dan Prancis (2010-2012) yang masing-masing memiliki 23 laga tak terkalahkan.

Kekalahan terakhir Aljazair adalah pada laga debut sang pelatih Djamel Belmadi melawan Oktober 2018 lalu di kualifikasi Piala Afrika 2019.

Baca Juga :


Aljazair juga sebenarnya sempat kalah 3-0 dari Maroko pada bulan Oktober 2019 lalu di ajang Piala Afrika yang dikhusukan untuk para pemain domestik di benua itu.

Setiap kontestan tidak memainkan pemain yang berkarir di luar negeri termasuk Eropa. Untuk itu laga ini tak masuk dalam kriteria dan juga kalender FIFA.

Untuk itu rekor 22 laga tak terkalahkan Aljazair masih aktif dan merupakan rentetan terpanjang untuk sebuah negara dalam dua tahun terakhir. halaman 2 dari 4
Peran Penting Sang Pelatih

Setelah serangkaian kesalahan dari Federasi Sepak Bola Aljazair yang berulang kali dalam menunjuk pelatih, federasi tersebut menunjuk mantan pemain internasional Aljazair Djamel Belmadi pada 2 Agustus 2018. Ia mejadi pelatih keenam dalam dua tahun terakhir yang ditunjuk.

Belmadi adalah pelatih muda dan sebelumnya melatih di Qatar. Namun, karena masa jabatannya yang gagal di Qatar, terutama sebagai pelatih tim nasional sepak bola Qatar ketika negara Arab itu tersingkir di awal Piala Asia AFC 2015, muncul keraguan tentang manajer.

Penampilan Aljazair di kualifikasi AFCON 2019, meskipun dapat diterima, juga mengalami kemunduran, seperti kekalahan tandang 0-1 yang mengejutkan dari Benindan dua hasil imbang 1-1 dari Gambia menimbulkan kekhawatiran besar atas Aljazair untuk menghadapi di Piala Afrika 2019. Dengan demikian, Aljazair tidak diharapkan untuk memperebutkan trofi, tetapi tetap diharapkan untuk melaju setidaknya ke perempat final.



Terlepas dari kritik terhadap Belmadi, Aljazair berhasil menunjukkan kinerja yang konsisten, sering dilihat sebagai kinerja terbaik dari tim Aljazair mana pun dalam sejarah AFCON baru-baru ini. Aljazair memuncaki grup C dengan rekor sempurna, memenangkan ketiga pertandingan termasuk kemenangan 1-0 atas peserta Piala Dunia FIFA 2018, Senegal.

Baca Juga :


Performa solid Aljazair berlanjut dengan kemenangan 3-0 atas Guinea di babak 16 besar, sebelum mereka mengatasi Pantai Gading dalam pertemuan keras dan mereka menangkan dalam adu penalti 4–3, setelah bermain imbang 1–1 selama120 menit. Aljazair kemudian melanjutkan saat mengalahkan Nigeria 2-1 dengan tendangan bebas menit terakhir dari tendangan bebas Riyad Mahrez.

Menghadapi Senegal sekali lagi di final, Baghdad Bounedjah mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut saat Aljazair menang 1-0, memberi mereka gelar kedua sejak 1990. Ini menjadikan Aljazair tim Afrika Utara kedua setelah Mesir yang memenangkan lebih dari satu trofi AFCON. halaman 3 dari 4
Memiliki Banyak Pemain Berbakat di Eropa

Bisa dibilang Aljazair memiliki skuat terbaik dalam beberapa musim terakhir dengan nama-nama seperi Riyad Mahrez (Manchester City), Islam Slimani (Leicester City), Saïd Benrahma (West Ham), Sofiane Feghouli (Galatasaray), Ismaël Bennacer (Milan) hingga top skorer di Qatar Baghdad Bounedjah yang bermain untuk Al Sadd.



Aljazair menutup jadwal internasional mereka pada tahun 2020 ini dengan meraih kemenangan 3-1 atas Zimbabwe dan imbang 1-1 leg kedua pada babak kualifikasi Piala Afrika 2021.

Baca Juga :


Mereka pun lolos ke putaran final Piala Afrika 2021 di Kamerun yang diundur hingga tahun 2022 mendatang dengan torehan 10 poin dari empat laga.

Mampukah Aljazair memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka pada tahun depan? Menarik untuk dinanti. halaman 4 dari 4






Video Trending



Berita Terkait


1563961202247

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?