Sama Seperti Indonesia, Pelatih Vietnam Juga Pusing Cari Striker Lokal Berkualitas


  •    Robert
  •    12/12/20 - 20:30
  •    526

Vietnam saat menjuarai Piala AFF 2018 (Foto: VnExpress International)
Vietnam saat menjuarai Piala AFF 2018 (Foto: VnExpress International)

Meski memanggil 36 pemain ke pemusatan latihan tim nasional, pelatih Vietnam Park Hang-seo tetap tidak puas dengan kualitas dan kedalaman striker baru.

Hal serupa terjadi di Indonesia, dimana setiap pelatih tak memiliki striker lokal yang mumpuni lantaran kegemaran klub memakai striker asing di kancah domestik.

Baca Juga :


"Kami kekurangan striker. Alasan utamanya adalah sebagian besar klub di V. League lebih suka menggunakan penyerang asing, sekitar 70-80 persen di antaranya. Kami telah mencoba mencari beberapa wajah baru tetapi tidak ada yang setingkat dengan Nguyen Tien Linh, Nguyen Cong Phuong, dan Ha Duc Chinh, tiga striker kami saat ini," kata Park dikutip dari laman VN Express.

Park memanggil delapan pemain untuk sesi latihan 6-28 Desember. Di antara mereka, hanya Phan Van Long dari SHB Da Nang yang baru, sisanya dipanggil pada kesempatan sebelumnya. Karena kurangnya penyerang, Park memanggil Nguyen Van Quyet untuk pertama kalinya sejak Piala AFF 2018. halaman 2 dari 3
Meskipun penampilannya sangat bagus di Hanoi FC, Park tidak memilih Quyet untuk turnamen nasional besar seperti Piala Asia 2019 atau Piala Dunia 2022 kualifikasi Asia lantaran tak cocok dengan taktiknya.

"Saya memanggil Quyet untuk formasi baru saya. Saya telah menghadiri pertandingan Hanoi FC dan Quyet selalu dalam performa terbaiknya. Dia selalu dalam daftar pertimbangan saya. Siapa pun yang bermain bagus di klub mereka bisa dipilih. Tapi begitu mereka melakukannya, mereka harus membuktikan kemampuannya dan memenuhi permintaan tim pelatih," kata Park.

Untuk pemusatan latihan saat ini, Park juga memilih 12 wajah baru untuk bersaing memperebutkan posisi masing-masing.

Baca Juga :


"Saya punya empat fokus penting. Pertama agar para pemain terbiasa dengan posisinya di tim nasional, karena bisa berbeda dengan bermain untuk klub mereka. Kedua, agar pemain yang memiliki cedera normal memiliki kondisi terbaik untuk pulih. Ketiga, menciptakan lebih banyak persaingan di tim nasional dengan memanggil wajah-wajah baru. Untuk tujuan akhir, saya membagi tim menjadi beberapa grup untuk membahas target kami di 2021 dan bagaimana mencapainya. Saya ingin para pemain mengutarakan pikirannya," kata Park.

Selain mencoba taktik baru dengan formasi 3-4-3 yang sudah ketinggalan zaman, Park membutuhkan analisis fisik dan penyesuaian nutrisi untuk tim.

Karena pandemi Covid-19, Vietnam baru akan melanjutkan kampanye kualifikasi Piala Dunia 2022 Asia bulan Maret mendatang ketika mereka bertemu Malaysia. Vietnam juga akan mempertahankan gelar Piala AFF pada bulan Desember 2021. halaman 3 dari 3





Video Trending



Berita Terkait


1618561802377

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?