Termasuk Gerard Pique, Daftar 7 Pemain yang Bersinar Setelah Tinggalkan MU


  •    I Ngurah Made Wirya Darma
  •    13/01/21 - 17:00
  •    704

Gerard Pique saat berseragam MU
Gerard Pique saat berseragam MU (90min)

Tidak ada yang bisa menyangkal kesuksesan Manchester United di kancah sepak bola Inggris dan juga Eropa. MU bisa dibilang adalah klub tersukses di era Premier League terutama saat ditukangi manajer legendaris Sir Alex Ferguson.

Berkat sejarah yang panjang serta pencari bakat yang luar biasa, tim Setan Merah pun menjadi rumah bagi pemain bertalenta yang sebelumnya tidak banyak diketahui orang, kemudian menjadi superstar. Sebagai contoh nyata tentu adalah Cristiano Ronaldo.

Namun, MU tidak selalu sukses dalam hal merekrut atau mempertahankan pemain berbakat. MU juga sering dianggap bersalah karena melepas pemain-pemain berbakat sebelum waktunya lantaran mereka kemudian berkembang di tempat lain setelah meninggalkan Old Trafford.

Berikut ada empat pemain berbakat yang dilepas Manchester United namun sukses di klub lain seperti dikutip dari Sportskeeda.

1. Memphis Depay 



Tampil mengesankan di PSV Eindhoven, Memphis Depay direkrut MU pada musim panas 2015 dengan banyaknya sensasi dan keriuhan.

Dipercaya untuk mewarisi nomor tujuh yang begitu ikonik di Old Trafford, Depay membuat awal yang cemerlang dengan mencetak gol dalam beberapa pertandingan pertamanya di Premier League dan Liga Champions.

Namun, penyerang Belanda itu kesulitan mengimbangi fisik para pemain Premier League dan kemudian tersingkir ke bangku cadangan. Depay total membuat 53 penampilan di semua kompetisi, mencetak tujuh gol, sebelum akhirnya dijual ke Lyon pada Januari 2017.

Depay kemudian berkembang pesat di klub Prancis itu dengan menjadi salah satu striker paling dicari di Eropa saat ini.
halaman 2 dari 5
2. Angel Di Maria 



Angel Di Maria tiba di Manchester United pada musim panas 2014 setelah memenangkan Liga Champions bersama Real Madrid, dan mencapai final Piala Dunia 2014 bersama Argentina.

Dengan kemampuan yang komplit, Di Maria mengawali kiprahnya dengan baik di Old Trafford. Namun, ia harus tersingkir ke bangku cadangan di paruh kedua musim setelah perselisihannya dengan manajer MU ketika itu, Louis Van Gaal.

Hubungannya dengan Van Gaal membuat ia dilepas ke PSG pada akhir musim dan justru kembali menemukan performa terbaiknya di Paris. 

Selain meraih gelar domestik, Di Maria juga membawa PSG ke final Liga Champions perdananya musim lalu meski PSG takluk dari Bayern Munchen.

3. Gerard Pique



Pique mengasah kemampuannya di akademi La Masia Barcelona yang sangat terkenal sebelum direkrut MU pada 2004 dimana saat itu Pique berusia 17 tahun. 

Namun, selama empat tahun, dia hanya bermain 17 pertandingan untuk tim Setan Merah sebelum dia dijual kembali ke Blaugrana.

Bersama Barcelona, Pique berkembang menjadi salah satu bek tengah terbaik di dunia. Pemain berusia 33 tahun itu menjadi pemain kunci untuk El Barca, memenangkan berbagai trofi yang diantaranya delapan gelar La Liga dan tiga trofi Liga Champions.
halaman 3 dari 5
4. Wilfried Zaha



Setelah mengasah kemampuannya di akademi Crystal Palace, Wilfried Zaha yang ketika irut berusia 21 tahun tiba di Manchester United pada musim panas 2013.

Zaha adalah pemain terakhir yang dikontrak oleh manajer legendaris Manchester United Sir Alex Ferguson. Hanya saja, ia baru melakukan debutnya pada musim 2013-14 setelah Sir Alex hengkang.

Zaha cukup fleksibel untuk ditempatkan sebagai pemain sayap. Namun, ia tidak pernah diberikan kesempatan yang cukup di MU.

Di bawah asuhan David Moyes, Zaha hanya bermain empat pertandingan sepanjang musim. Ia lalu dipinjamkan kembali ke Crystal Palace yang kemudian mengontraknya secara permanen.

5. Diego Forlan



Forlan, yang baru saja pensiun pada usia 40 tahun, memiliki karier yang sangat luar biasa setelah meninggalkan Old Trafford, di mana ia sebelumnya hanya mencetak 10 gol Liga Inggris dari 63 penampilan.

Seorang legenda untuk Villarreal dan Atletico Madrid, ia kemudian mencetak 128 gol di kancah LaLiga dalam tujuh musim, memenangkan Sepatu Emas Eropa dua kali.

Rekornya juga tidak buruk untuk negaranya. Dia memenangkan Copa America bersama Uruguay pada 2011 dan dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2010 saat dia menjadi pencetak gol terbanyak bersama dalam perjalanan mereka ke semifinal.
halaman 4 dari 5
6. Danny Drinkwater



Dia tidak pernah membuat penampilan senior untuk Manchester United sebelum pergi ke The Foxes pada 2012.

Meskipun dia mungkin tidak melakukan apa pun dalam tiga musim terakhir, dia adalah pemenang gelar Liga Premier bersama Leicester.

7. Jonny Evans



Setelah hanya menjadi bayang-bayang Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic, Evans pergi meninggalkan Old Trafford pada 2015 ke West Bromwich Albion.

Ia selalu menjadi pilihan utama di WBA, sebelum dalam tiga musim terakhir bermain untuk Leicester dan tampil solid sehingga United dikabarkan ingin membawanya kembali. halaman 5 dari 5
Terakhir diubah:  14/01/21 - 15:14






Video Trending



Berita Terkait


1610676602225

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?