Robert Lewandowski Sebut Jurgen Klopp Sosok 'Bad Teacher', Kenapa?


  •    I Ngurah Made Wirya Darma
  •    12/01/21 - 12:30
  •    1.444

Jurgen Klopp (kiri) bersama Robert Lewandowski
Jurgen Klopp (kiri) bersama Robert Lewandowski (Bundesliga.com)

Sosok manajer Liverpool, Juergen Klopp memang tidak asing untuk penyerang andalan Bayern Munchen, Robert Lewandowski. Keduanya memang sempat bekerjasama di Borussia Dortmund sejak tahun 2010 hingga 2014.

Saat ini, baik Robert Lewandowski dan Jurgen Klopp sama-sama meraih sukses di klubnya masing-masing. Lewandowski sukses menjadi salah satu penyerang paling tajam di Eropa dan meraih berbagai gelar bergengsi bersama Bayern Munchen. 

Sementara itu Jurgen Klopp juga sukses membuat Liverpool kembali disegani sebagai klub terbaik di Inggris dan Eropa. Dalam dua tahun terakhir, Klopp sukses membuka The Reds meraih gelar Liga Champions dan Liga Primer Inggris. 

Lalu bagaimana penilaian Lewandowski terhadap sosok Klopp? Secara mengejutkan penyerang asal Polandia tersebut menyebut Klopp sebagai 'Bad Teacher' atau guru yang tidak baik. 

"Jurgen (Klopp) bukan hanya sosok ayah buat saya. Sebagai pelatih, dia seperti 'bad teacher'. Tapi saya mengatakan itu dalam arti yang bagus," kata Lewandowski dilansir Players Tribun

Baca Juga :


"Biar saya jelaskan. Coba pikir kembali ketika kalian masih di sekolah. Guru mana yang paling kalian ingat? Tentunya bukan yang membuat hidup kalian mudah dan tidak berharap apa pun dari kalian," jelasnya. 

"Tidak, Anda pasti mengingat bad teacher, sosok yang paling tegas denganmu. Sosok yang membuat Anda dalam tekanan dan berusaha melakukan segalanya demi mengeluarkan kemampuan terbaikmu. Itu adalah guru yang membuatmu jadi lebih baik, bukan begitu? Dan Jurgen adalah seperti itu,"

"Dia tidak puas untuk membiarkanmu jadi murid B, kalian tahu? Jurgen menginginkan murid A+. Dia tidak menginginkan itu untuk dirinya. Dia menginginkannya untuk dirimu sendiri." 

“Dia mengajarkan saya banyak hal. Ketika saya tiba di Dortmund, saya ingin melakukan segalanya dengan cepat seperti umpan dengan satu sentuhan. Jurgen mengajari saya cara untuk tenang untuk mengambil dua sentuhan jika diperlukan." 

“Itu jelas-jelas bertentangan dengan sifat alami saya, namun setelahnya saya justru mulai mencetak lebih banyak gol." 

“Ketika saya mendapat peluang gol, dia langsung menantang saya untuk mempercepat prosesnya dengan satu sentuhan. Boom dan gol!. Dia membuat saya melambat demi mempercepat saya. Itu terdengar sederhana, namun itu sangat genius.” tutup Lewandowski. 





Video Trending



Berita Terkait


1614216601514

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?