Kemenpora Belum Prioritaskan Vaksin Covid-19 untuk Kompetisi Liga 1 dan Liga 2


  •    I Ngurah Made Wirya Darma
  •    19/01/21 - 09:30
  •    282

Laga Bali United kontra Persita di Liga 1 2020
Laga Bali United kontra Persita di Liga 1 2020 (Baliutd.com)

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tak mengabulkan jatah vaksin untuk kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Adapun jatah prioritas cuma diberikan buat event-event olahraga dengan skala internasional saja.

PSSI sempat bersurat ke Kemenkes dengan tembusan Kemenpora untuk meminta jatah prioritas vaksin. Federasi sepakbola Indonesia minta jatah vaksin untuk Timnas semua strata, pemain, pelatih, ofisial, pertandingan, panpel, Liga 1, Liga 2, dan Liga 3.

Tapi, Kemenpora cuma mengabulkan jatah buat Timnas Indonesia saja. Kebetulan ada Piala AFF dan sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang akan dijalani Timnas Indonesia. Sementara Timnas Indonesia U-23 akan bermain di SEA Games 2021.

"Liga 1 dan Liga 2 kan bukan event internasional. Kita juga sama-sama belum tahu itu mulainya kapan (Liga 1 dan Liga 2). Kemenkes sudah menyerahkan ke leading sektor, nah kalau olahraga itu Kemenpora yang menunjuk," kata Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto dilansir detikSport.

"Surat (permohonan cabor ke Kemenkes) itu dikembalikan ke kami. Pada akhirnya Kemenkes hanya memvaksin apa yang direkomendasikan oleh Kemenpora," sambungnya.

Baca Juga :


Sebelumnya PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 dan 2 kabarnya ingin memesan 5 ribu paket vaksin. Itu terkait rencana melanjutkan atau memulai kompetisi musim baru di tahun 2021 ini. 

Terkait hal tersebut, Gatot tidak bisa banyak berkomentar. Soal pembelian vaksin, menurutnya merupakan ranah Kemenkes.

"Saya gak tahu (membeli vaksin), yang jelas pemerintah sudah menjamin gratis. Saya nggak tahu itu urusan Kemenkes. Liga 1 dan Liga 2 tetap dapat, tapi tahapan yang keberapa, kita belum tahu," ujar Gatot.

"Pegangan kami seluruh rakyat Indonesia akan mendapatkan vaksin gratis. Sabar saja. Kami kan nggak enak sama sektor lain. Jangan ada ego sektoral, masa olahraga itu yang paling utama padahal sektor lain juga banyak yang urgent," tutupnya. 





Video Trending



Berita Terkait


1611057602270

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?