Tak Dapat Jatah dari Pemerintah, PT LIB Siap Bayar Vaksin Covid-19 demi Kompetisi Jalan Lagi


  •    Rizqi Ariandi
  •    20/01/21 - 11:30
  •    1.111

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita. (Sumber foto:PSSI)

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan pihak-pihak yang terlibat di Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 tidak menjadi penerima prioritas vaksin Covid-19. Sebanyak 178 vaksin Covid-19 yang disiapkan Kemenpora akan dialokasikan untuk Timnas Indonesia.

Kemenpora tidak memprioritaskan Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 karena tidak bermain di turnamen internasional.

Selain itu, Kemenpora juga tidak tahu kapan kompetisi sepak bola di Indonesia bisa kembali dimulai.

Sebagai operator kompetisi Liga 1 dan Liga 2, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) langsung berkoordinasi dengan PSSI supaya bisa mendapat vaksin.

Baca Juga :


"Saya ingin sepak bola mendapat vaksin secepatnya, untuk kompetisi, bagaimanapun caranya. Saat ini kami juga selalu berkomunikasi dengan PSSI terkait dengan masalah vaksinasi ini," ujar Direktur Utama (Dirut) LIB, Akhmad Hadian Lukita, saat dihubungi wartawan

Bahkan, PT LIB menyatakan siap membayar vaksin tersebut asal semua pihak yang terlibat di kompetisi bisa divaksinasi.

"Sekarang harus diusahakan sekuat tenaga vaksinasi ini. Kalau bisa dapat meski secara komersial pun, PT LIB siap menanggung ini semua," tutur Akhmad.

"Harus diusahakan dan memang akan kami usahakan," imbuh pria berusia 55 tahun ini.

halaman 2 dari 2





Video Trending



Berita Terkait


1614261449437

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?