20 Protokol Kesehatan yang Wajib Diterapkan Pada Lanjutan Pro Futsal League 2020


  •    Rissalah Maulana
  •    21/01/21 - 06:20
  •    1.820

pro futsal league 2020
pro futsal league 2020 (foto: bolalob)

Badan Penanggunlangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta merilis surat izin pelaksanaan lanjutan Pro Futsal League 2020 yang sedianya digelar pada 6-14 Februari mendatang.

Surat reskomendai pelaksanaan itu diterbitkan serta ditandatangani oleh Biwara Yuswantana, Kepala Pelaksana BPBD DIY Selaku Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas Penanganan COVID-19 bernomor 360/00442.

Surat dirilis pada Rabu (20/1) ini atau seminggu setelah rapat kordinasi dengan panitia pelaksana dan Federasi Futsal Indonesia.

"Bersama ini kami sampaikan bahwa kami Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY memberikan rekomendasi untuk pelaksanaan acara dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," tulis BPBD DIY dalam suratnya.

Baca Juga :


FFI dan Panpel juga harus mematuhi daftar 20 protokol yang telah ditetapkan oleh BPBD sesuai dengan hasil rapat kordinasi beberapa waktu lalu.

PFL 2020 menyisakan pekan terakhir grup B, semi-final dan final. Di fase penyisihan dua tim yaitu Cosmo FC Jakarta dan Bintang Timur Surabaya masih bertarung untuk mendapatkan satu tempat tersisa di final four.

Black Steel Manokwari dan Vamos Mataram menjadi dua tim yang telah lolos ke final four dari grup B.
halaman 2 dari 3
Berikut daftar 20 Protokol kesehatan yang wajib dilakukan saat penyelanggaraan PFL 2020 dilansir dari surat yang dirilis BPBD DIY:

1. Menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan.

2. Membatasi pintu atau jalur keluar masuk pemain, panitia, dan crew TV.

3. Menyediakan fasilitas cuci tangan, sabun, hand sanitizer di pintu masuk dan keluar.

4. Menyediakan alat pengecek suhu di pintu masuk (jika ditemukan pemain, panitia, dan crew TV dengan suhu > 37,5 derajat Celsius dengan dua kali pemeriksaan berjarak 5 menit), maka tidak diperkenankan masuk serta melaporkan ke Dinas Kesehatan atau Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 DIY.

5. Menerapkan pembatasan jarak antarorang (jarak antarorang duduk dan berdiri atau mengantre) minimal 1,5 meter dan melakukan pengaturan orang berkumpul pada waktu bersamaan dengan memberikan tanda jaga jarak.

Baca Juga :


6. Kecukupan ruang terbuka dan saluran udara untuk memastikan sirkulasi yang baik (untuk ruangan indoor).

7. Membatasi jumlah orang yang masuk GOR hanya 100 orang (tim yang bertanding, petugas lapangan, panpel, perangkat pertandingan dan sejenisnya).

8. Memastikan semua yang hadir diwajibkan menggunakan masker (kecuali pemain yang bertanding) dan menyediakan masker cadangan apabila ada yang tidak bermasker, khusus panitia dan crew TV ditambah memakai face shield.

9. Mempersingkat waktu pelaksanaan kegiatan agar tidak sampai terjadi kerumunan.

10. Dilaksanakan dekontaminasi (penyemprotan ruangan dan pembersihan meja kursi dengan disinfektan) ruangan sebelum dan atau setelah dilaksanakan kegiatan serta panitia kegiatan memastikan bahwa peralatan yang dipergunakan steril.
halaman 3 dari 3
11. Tidak diperkenankan adanya penonton di arena kegiatan.

12. Peserta dijamu dalam posisi duduk dengna meja kursi telah diatur berjarak.

13. Untuk penyajian konsumsi disiapkan dalam bentuk box makan atau box snack, tidak berupa penyajian dalam bentun buffet.

14 Mobilisasi pemain disiapkan oleh panitia dan pemain tidak boleh menggunakan kendaraan umum.

15. Penginapan atau hotel untuk pemain direkomendasikan yang sudah bintang tiga ke atas dikarenakan sudah sesuai standar protokol kesehatan.

Baca Juga :


16. Tim tidak diperkenankan untuk bepergian jauh dan diharapkan tetap tinggal di dalam penginapan atau hotel.

17. Memberlakukan penerapan protokol kesehatan secara khusus (rapid tes/swab tes) bagi pemain, panitia, dan crew TV yang datang dari luar DIY yang masih berlaku (sesampainya di GOR UNY semua pemain, crew, dan panitia wajib swab antigen).

18. Jika Pemerintah Pusat memperpanjang PPKM maka kegiatan ditunda.

19. Dimohon mengimplementasikan Jogjapass sebagai platform monitoring dan pendataan masyarakat DIY.

20. Apabila pelaksanaan kegiatan tidak melaksanakan ketentuan di atas, maka Gugus Tugas Penanganan COVID-19 DIY dapat menghentikan kegiatan.


LIMA SNEAKERS DARI ORTUSEIGHT 2020 #WAHSABI BANGET!






Video Trending



Berita Terkait


1613614802068

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?