PSBS Biak Sayangkan Kompetisi Liga 2 Berhenti


  •    Rizqi Ariandi
  •    23/01/21 - 18:00
  •    756

Skuat PSBS Biak saat mengarungi Liga 2 2019
Skuat PSBS Biak saat mengarungi Liga 2 2019. (sumber foto:liga-indonesia.id)

Manajemen klub PSBS Biak Numfor begitu menyanyangkan keputusan PSSI dan operator PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang secara resmi membatalkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2020.

Hal tersebut disampaikan oleh Manajer PSBS Biak, Jimmy Carter Kapisa. Meski demikian dirinya memaklumi, kondisi pandemi Covid-19 saat ini membuat kompetisi sepak bola sulit mendapat izin dan dijalankan.

"Klub PSBS Biak yang sangat loyal kepada PSSI pun pada akhirnya memutuskan untuk memutus kontrak para pemain dan offisial pada November 2020 kemarin. Padahal jika kompetisi ini berlanjut kesiapan dan target tinggi sudah menjadi cita-cita di musim kompetisi 2020,” ujar Kapisa, Jumat (22/1) dari rilis yang diterima.

Baca Juga :


JK, sapaan akrab Jimmy Carter Kapisa juga yakin jika kompetisi tak terhenti mereka yakin bisa menunjukkan kualitas PSBS ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Apalagi Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap yang juga Ketua Umum PSBS Biak bersama masyarakat Biak saling bahu membahu mendukung demi kemajuan sepak bola di Biak. Inilah yang menjadikan PSBS yakin timnya bisa bersaing di kompetisi musim ini.



Selain itu, JK juga berharap kompetisi segera bergulir kembali dan pandemi tahun 2021 mulai mereda. Ia meminta pula kepada LIB agar kondisi tanpa kompetisi ini tidak terulang lagi dengan menyiapkan apa yang diperlukan untuk memulai kompetisi.

"Supaya tidak terulang lagi, LIB ke depannya lebih tegas dan tanggap serta memastikan payung hukum untuk bergulirnya kompetisi yaitu izin dan perangkat yang diperlukan sejatinya sudah diperoleh jauh-jauh hari," ujar JK yang juga Calon Wakil Bupati Biak.

"Setelah itu barulah disusun rencana dan waktu bergulirnya kompetisi, sehingga tidak ada kesan kompetisi yang dipaksakan atau tergesa-gesa digulirkan sebelum mendapatkan kepastian izin atau hukum dari institusi yang berwenang," tandasnya.
halaman 2 dari 2





Video Trending



Berita Terkait


1614753001954

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?