Dituding Berperan dalam Pemecatan Frank Lampard, Bek Senior Chelsea Beri Klarifikasi


  •    Rizka Perdana Putra
  •    03/02/21 - 12:10
  •    1.427

Frank Lampard dan Antonio Rudiger
Frank Lampard dan Antonio Rudiger (Andy Rain/EPA/The Guardian)

Pekan lalu muncul rumor di media sosial yang menyebut bahwa Antonio Rudiger ikut berperan dalam pemecatan Frank Lampard di Chelsea. Pemain 27 tahun itu menepis tudingan tersebut.

Rudiger disebut-sebut ikut mendesak dewan Chelsea untuk memecat Frank Lampard. Rumor tersebut semakin mencuat karena Rudiger termasuk salah satu pemain yang ‘terpinggirkan’ dari skuad Lampard di Chelsea.

Bahkan, ketika bursa transfer musim panas lalu, Rudiger kabarnya bakal dijual oleh Lampard. Meski akhirnya tetap bertahan, pemain asal Jerman itu akhirnya baru bermain enam kali di Liga Inggris sepanjang musim ini (dua diantaranya era Thomas Tuchel).

Selain dituding mendesak dewan memecat Lampard, Rudiger juga dituduh tengah berkonflik dengan beberapa pemain akademi Chelsea dan juga kapten Cesar Azpilicueta.

Namun, kepada The Athletic, Rudiger menepis semua tudingan tersebut. Ia bahkan merasa sempat mendapat tempat di akhir masa kepemimpinan Lampard di Chelsea.

Baca Juga :


“Ada begitu banyak rumor yang tidak masuk akal tentang saya sejak pekan lalu. Saya tidak pernah berbicara dengan dewan tentang situasi pelatih atau topik lainnya.

“Frank Lampard mempercayai kemampuan saya setelah Natal dalam situasi yang sangat sulit dan saya bersyukur untuk itu. 

“Itu juga alasan utama saya memberi tahu agen saya untuk tidak mencari klub baru pada musim dingin ini. Sayangnya, kami belum bisa mengubah keadaan untuk pelatih (Lampard). Kami selalu menginginkan yang terbaik untuk manajer dan klub.”

halaman 2 dari 3
Ketika dilatih Lampard, Chelsea sebenarnya sempat naik ke puncak klasemen seusai mengalahkan Leeds United pada 5 Desember. Akan tetapi, setelah itu The Blues mengalami lima kali kekalahan dari delapan pertandingan. 

Hal itu membuat posisi Chelsea merosot ke peringkat kedelapan pada pertengahan Januari. Manajemen Chelsea akhirnya habis kesabaran dan memilih memecat Lampard pada akhir Januari lalu.

Akan tetapi, Rudiger tetap memberi apresiasi pada Lampard. Menurutnya, apa yang dilakukan Lampard di Chelsea dalam situasi sulit (Chelsea sempat dihukum larangan transfer) harus diingat.

Baca Juga :


“Dia mengambil alih posisi manajer musim lalu ketika segala sesuatunya sangat rumit bagi kami semua. Tapi kami berhasil lolos ke Liga Champions bersama dia.

“Dia telah memberi begitu banyak pemain muda kesempatan di tim utama dan mereka masih melakukan pekerjaan yang luar biasa. Saya cukup yakin kita akan melihat Frank Lampard segera kembali lagi di klub lain.” halaman 3 dari 3





Video Trending



Berita Terkait


1618691401852

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?