Catatan Eng Hian Soal Penampilan Greysia/Apriyani di Thailand Open


  •    Widya Amelia
  •    09/02/21 - 12:40
  •    9.372

Eng Hian (Badmintonindonesia.org/Widya Amelia)
Eng Hian (Badmintonindonesia.org/Widya Amelia)


Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI, Eng Hian, mengatakan bahwa performa Greysia Polii/Apriyani Rahayu di tiga turnamen di Thailand cukup baik. Sayangnya Greysia/Apriyani menutup tiga rangkaian turnamen tersebut dengan kekalahan menyesakkan.

Greysia/Apriyani berhasil mempersembahkan satu-satunya gelar untuk Merah-Putih di ajang Yonex Thailand Open 2021 usai menundukkan wakil tuan rumah, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai, dengan skor 21-15, 21-12.
 
Di Toyota Thailand Open 2021, Greysia/Apriyani dikalahkan Lee So Hee/Shin Seung Chan (Korea) di babak semifinal dengan skor 16-21, 18-21.

Langkah awal Greysia/Apriyani di World Tour Finals 2021 sebetulnya cukup baik. Di grup A, mereka berhasil membalas kekalahan atas Lee/Shin. Namun Greysia/Apriyani takluk dari Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean (Malaysia) dan akhirnya tak lolos ke laga empat besar.

“Secara penampilan dan hasil sangat bagus, cuma sayang yang di World Tour Finals ada miss, performance mereka drop banget. Sebelum pertandingan terakhir di grup, mereka konsisten sekali, dari pola main, kondisi badan, motivasinya, bagus banget,” kata Eng dalam sesi wawancara bersama Bolalob.

Faktor non-teknis disebutkan Eng menjadi penyebab utama menurunnya performa Greysia/Apriyani di pertandingan melawan Chow/Lee.

“Lebih ke non-teknis, masalah fokus juga iya, tapi yang lebih berpengaruh itu karena sudah pernah menang dua kali dari lawan, jadi terlalu rileks. Seharusnya sebelum ke lapangan itu sudah disiapkan dulu, kalau teknik dan strategi pasti sudah disiapkan, tapi mental dan pikirannya juga harus siap,” lanjut Eng.

Eng mengatakan bahwa Greysia/Apriyani tidak merasa lebih diunggulkan atas Chow/Lee, namun mereka hanya berupaya untuk mengatur ritme sehingga bisa memaksimalkan penampilan di laga selanjutnya jika lolos.

“Greys/Apri tidak pernah merasa diunggulkan, tapi lebih ada pemikiran mau kendorin dulu untuk babak berikutnya, tapi kendornya sampai ke mindset, pengaruhnya ke kualitas pukulan, stroke-nya,” ungkap Eng.
 
Dalam pertandingan tersebut, Eng menilai bahwa posisi Greysia/Apriyani menjadi serba salah menghadapi lawan. Bahkan Eng mengatakan bahwa Greysia/Apriyani yang biasa saja kalau main dengan durasi dua jam, kali ini merasa begitu kesulitan mengantisipasi pukulan lawan.





Video Trending



Berita Terkait


1611883201471

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?